Selasa, 13 Desember 2016

Sungguh Ini Hal yang Cukup Nestapa

Rabu, 14 Desember 2016


Separuh nafas kehidupan yang canggung
gigi yang tak juga ampih sakit
dalam sendiri ditemani kipas angin

Sungguh ini hal yang cukup nestapa
ditemani secangkir teh manis
sebelumnya ada guguduh tiwadak, tahu goreng, wan ampal
aku hidup dari semi belenggu yang pasti

Menghias prahara saling berketentuan
minum obat sakit gigi biar lekas sembuh
proses pembangunan sarang burung walet
berjuang terus untuk hidup lebih baik
banyak banyak amal ibadah

Menjelma akal pikiran yang pasti
selimut suara menghunjam prahara
demi waktu yang terus meniku

Persembahan akurat diri yang manifestasi
mereka yang berprestasi mengharumkan bangsa
menuntut kepastian membuncah imitasi
apoligi setara menuai rahim elegi

Terkadang jenuh menyimpul ambisi
dari ragam pengaruh yang meniti
aku senang dan bahagia sekarang

Kandangan, 13 Desember 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Melewati Ruas Jalan Tergenang Banjir di Perbatasan HST - HSU

 Jumat, 16 Januari 2026 Melewati ruas jalan nasional Trans Kalimantan, yang tergenang banjir, di wilayah perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Te...