Kamis, 22 Juni 2017

Khataman Quran di Langgar Al Kautsar

Jumat, 23 Juni 2017


Kamis (22/06/2017) malam atau bertepatan dengan malam ke 28 Ramadhan 1438 H di Langgar Al Kautsar RT 1 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) usai shalat Tarawih digelar Batamat Quran atau Khataman Al Quran.

Hadir pada acara tersebut Kepala Desa Angkinang Selatan Akhyarudin, tetuha masyarakat, tokoh agama, ibu-ibu jamaah Langgar, serta undangan lainnya.

Ini merupakan puncak dari kegiatan Tadarus Quran yang hampir satu bulan dilaksanakan di Langgar Al Kautsar setiap usai Shalat Tarawih. Secara bergiliran peserta Khataman Al Quran membaca surah demi surah yang ada pada halaman akhir juz 30.

Juga membaca surah Al Fatihah dan beberapa ayat di awal surah Al Baqarah. Doa khataman dibacakan oleh tetuha masyarakat sekaligus tokoh agama, H Mastur. Pada khataman kali ini disajikan menu lakatan bahinti, lamang denga hintalu jaruk serta nasi bungkus, untuk dinikmati secara bersama-sama oleh peserta Khataman Al Quran serta undangan lainnya.

Tahun depan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali demi semaraknya syiar Islam di Desa Angkinang Selatan dan sekitarnya. Sebagai ajang silaturrahmi dan perekat nilai ibadah selama bulan Ramadhan. Juga diharapkan peserta Tadarus Quran bisa bertambah dari tahun ke tahun. (ahu)

Dari Ragam Kehendak Menolak Bijak

Jumat, 23 Juni 2017


Dari banyak hal yang ambisius
kala menanti yang kau inginkan
hujan purnama di ujung ketaatan
susah payah yang mesti dihadapi

Semua telah disiapkan dengan matang
air PDAM yang selalu limpas
kalau memang itu yang kau mau
perih lirih mengembang sengketa
coba mereka saling menerka

Dari ragam kehendak menolak bijak
bulan Ramadhan baterai hp ikut panas
kau datang saat yang tepat
cerna siasat yang ambisi
gemuruh batin menirai prasangka
menatap waktu alur yang tegas

Aku ingin semua menjadi nyata
menulis selain puisi mengabdi sangka
menulis selalu sakti merayap bakti
mengulas tandas frekuensi retas
lingkup kejadian segenap arti
bangga tidak lelakon menjadi

Sambung menyambung menjadi satu
pertemuan bentuk makanan yang pedas
mudah mudahan anak Dedi kembali ikut tadarus
kebakaran malam Sabtu di hari raya
sisa kehidupan yang tak memaksa

Kandangan, 9 Juni 2017

Rabu, 21 Juni 2017

Rekah Batas Nyanyian Absolut

Kamis, 22 Juni 2017


Ini Talkshow di Net TV jadi pilihan
hingga jadi penulis dan blogger
tidak lagi kurang bagus
senyum manis yang terus mengembang
mereka juga cari duit
bengkel bajaj pasti berlalu

Jangan cari  masalah disini
keluarga Gunarso di Indonesia
Surat Kecil untuk Tuhan di Trans 7
terpa kelam di ujung lantang
karena hidup harus banyak membaca
rindu Ramadhan sepenuh bakti

Rekah batas nyanyian absolut
dia selalu menyepi bila bertemu
kegembiraan luar biasa yang entah dirasakan
kadang terlambat untuk mengetahuinya
selalu gamang yang dirasakan
semoga tidak terjadi apa apa

Jangan usik ketenanganku
pemain masa depan Indonesia
pemain muda yang berbakat
kentara lagi mendendang
Indonesia vs Singapore U 16 4-0
jangan sampai berpuas diri
lagu lagu yang cukup menginspirasi

Kandangan, 8 Juni 2017

Halal Bihalal Bupati HSS Tahun 1438 H / 2017 M

Kamis, 22 Juni 2017


Muhammad Al Farisi (Kelas IX B MTsN 3 HSS Tahun 2016/2017)

Kamis, 22 Juni 2017


Catatan Kecil Perjalanan Ramadhan 1438 H : Antara Ibadah dan Sastra

Kamis, 22 Juni 2017


Sabtu (17/06/2017) usai shalat Dzuhur dijemput seorang rekan bernama Muhammad Fuad Rahman atau Kayla Untara naik mobil ke Banjarbaru. Rencananya mengikuti Tadarus Puisi dan Silaturrahmi Sastra ke 14 Tahun 2017 di kawasan Minggu Raya Banjarbaru. Usai shalat Dzuhur saya sudah menunggu di depan rumah.

Dari Barabai Kayla Untara naik mobil, membutuhkan beberapa puluh menit untuk sampai di tempat saya di Angkinang. Saya menunggu di depan Langgar Al Kautsar, Kayla datang dengan mobil Ertiganya. Saya naik, lantas mobil meluncur menuju kota Kandangan.

Kayla menghentikan mobil di sebuah penyewaan kamera di Parincahan. Ia mau menyewa lensa kamera. Setelah dari sana kemudian menuju Pasar Kandangan. Kayla beli lamang beberapa bumbung dan sambalnya.

Lalu menuju Tibung Raya, tempatnya rumah Aliman Syahrani. Disana menjemput Aliman Syahrani, Muhammad Radi beserta anaknya Aliman Ziad Kalimantanu. Setelah itu meluncur ke Banjarmasin. Kami singgah di Masjid Al Mukarramah di Landasan Ulin Banjarbaru, untuk shalat Ashar.

Lalu ke Banjarmasin ke rumah Taufik Arbain untuk silaturrahmi, sekaligus Kayla Untara mengambil cetakan bukunya berupa kumpulan cerpen. Setelah dari rumah Taufik Arbain kami menuju Masjid Al Jihad Banjarmasin. Disini kami buka puasa, shalat Maghrib dan Isya.

Setelah dari Masjid Al Jihad balik ke Banjarbaru. Menuju rumah saudara perempuan Kayla di Sungai Besar. Disini beristirahat beberapa saat. Saya ikut mandi agar tubuh jadi segar.

Pukul 21.30 WITA kami menuju ke Minggu Raya. Mengikuti Tadarus Puisi dan Silaturrahmi Sastra. Sempat bertemu urang Angkinang seperti Untung anak Muzalifah dan Fauzi. Juga rekan-rekan sastrawan / penulis yang sudah tidak asing lagi. Ada Sandi Firly, Aliansyah Jumbawuya, Randu Alamsyah, Ananda Perdana Anwar, dll. Disini kami hingga pukul 04.00 WITA. Bersahur di tempat tersebut.

Setelah dari Minggu Raya kami ke Masjid Istiqomah Banjarbaru untuk istirahat dan shalat Subuh. Kami disini hingga Minggu (18/06/2017) pukul 09.00 WITA. Lalu kami beranjak menuju rumah Ersis Warmansyah Abbas (EWA). Saya tak tahu tepat nama daerahnya.

Disana kami berbincang akrab tentang banyak hal, pulangnya diberi banyak buku. Setelah dari rumah EWA kami ke arah Sekumpul, adik ipar Kayla yang kuliah di Akper mau ikut pulang ke Barabai. Setelah itu kami pun pulang menuju Kandangan.

Di Binderang / Lokpaikat singgah di sebuah toko, yang pemiliknya seorang penulis perempuan Kalsel. Saya disana beli buku. Sementara Kayla titip buku karyanya untuk dijual. Sampai ke rumah sekitar pukul 15.00 WITA. (ahu)

Retas Rindu di Ufuk Panglima

Kamis, 22 Juni 2017


Selaras diri dalam ranum kiambang
tak peringkat pertama lagi
ada upaya jadi lebih baik lagi
menunggu waktu berbuka tiba
ada banyak hal disini

Sepengatahuan saya Kecamatan Angkinang
telah dua kali tuan rumah MTQ Kabupaten HSS
yakni tahun 1992 dan 2005
cerita tentang perjalanan hidup
untuk mendapatkan perhatian publik
bangga jadi seorang blogger
kelindan diri suara yang cerdik

Mementang harapan sepenuh jauh
jangan mengusik ketenangan orang lain
lerai purnama di ujung trauma
bisa saja kau merasa
disini tempat aku menulis puisi
nyanyi sunyi menerpa ragam canda

Retas rindu di ufuk panglima
terka sungguh merasa jemu
fenomena orang yang kembar
alam bawah sadar manusia
itu yang dipercayakan sekarang
Demian di Hitam Putih Trans 7
anak Dedi Daud ikut Tadarus Quran

Kandangan, 7 Juni 2017