Sabtu, 29 Desember 2012

LENSA HSS MINGGU

Minggu, 30 Desember 2012

KANTOR PANWASLU HSS - Kantor Panwaslu Kabupaten Hulu Sungai Selatan berada di Jl. Panglima Batur Kandangan.


MACET - Suasana kemacetan di kawasan Warung Pakumpayan, Angkinang. Kondisi ini cukup dikeluhkan pengguna jalan dan mengganggu aktifitas warga setempat.


CABE ANGKINANG - Angkinang  boleh berbangga karena memiliki komoditi sendiri berupa cabe Angkinang yang terkenal cukup pedas.


TANDA TERDAFTAR - Bagi warga HSS yang sudah terdaftar menjadi pemilih pada Pemilukada 2013 rumahnya ditempel stiker tanda sudah terdaftar oleh petugas.

Pasar Raya Los Batu Kandangan

Minggu, 30 Desember 2012

BAGIAN DEPAN - Bagian depan Pasar Los Batu Kandangan





LANTAI DUA - Bagian lantai II Pasar Los Batu Kandangan


KAMAR HOTEL - Salah satu kamar hotel di Pasar Los Batu Kandangan

PARKIR - Parkir kendaraan di halaman depan Pasar Los Batu Kandangan

LENSA KEGIATAN JALAN SANTAI HAB KEMENAG KE 67 KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN

Minggu, 30 Desember 2012

 MC - Akhmad Yamani (Emen), MC / Pembawa acara pada Jalan Santai di Kemenag HSS

HALLO - Peserta asal MTsN Angkinang


IKUT SERTA - Pgs. Kepala MTsN Angkinang, Abdurrahman (Memakai jaket dan topi merah) juga ikut serta kegiatan Jalan Santai.


SALEH SUAIDI - Wakamad Sarpras MTsN Angkinang, Saleh Suaidi, S.Ag ikut jalan santai menyusuri kota Kandangan.




MERIAH - Jalan Santai diikuti peserta dari berbagai kalangan keluarga Kemenag HSS


MIN PANDAK DAUN - Peserta asal MIN Pandak Daun ikut memeriahkan Jalan Santai sambil membawa spanduk nama sekolah mereka.


HADIAH - Puluhan hadiah disediakan panitia untuk pemenang Jalan Santai


PENARI - Inilah para penari yang menyemarakkan Jalan Santai di Kemenag HSS. Mereka adalah siswa MTsN Amawang.


MADIHIN - Para siswa MTsN Amawang yang menghibur peserta Jalan Santai dengan Madihin foto bareng di depan hadiah doorprize.


KEPALA KEMENAG HSS - Kepala Kantor Kemenag HSS, Matnor juga ikut berbaur dengan peserta Jalan Santai.


PENCAK SILAT - Penampilan pencak silat yang dibawakan siswa MIN Pahampangan.

JALAN SANTAI HAB KEMENAG KE 67 DI HSS

Sabtu, 29 Desember 2012


 IKUT SERTA - Para guru MTsN Angkinang bakal siap ikut Jalan Santai dalam rangka HAB Kemenag ke 67 di Kantor Kementerian Agama HSS Jl. Jend. Sudirman Kandangan, Minggu (30/12/2012).


BANJIR HADIAH


Kalau tak ada aral, Minggu (30/12/2012) bakal digelar Jalan Santai dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke 67. Kegiatan dipusatkan (start dan finish) di Kantor Kemenag Hulu Sungai Selatan Jl. Jend. Sudirman Kandangan. 

Diperkirakan ribuan peserta bakal mengikuti kegiatan tahunan ini. Mereka adalah para karyawan kantor Kemenag HSS, guru-guru dan staf TU madrasah dilingkungan Kemenag, serta juga para siswa madrasah dan keluarga besar Kemenag lainnya. Kegiatan bakal meriah karena panitia menyediakan banyak hadiah untuk diperebutkan bagi peserta.***

LEBIH DEKAT DENGAN MUHYANI RIZALI

Sabtu, 29 Desember 2012

ANAK DESA YANG SUKSES




Drs. H. Ahmad Muhyani Rizalie seorang Birokrat, yang meniti karier dari bawah, pernah menjadi Camat Lampihong (Kab.HSU), Camat Kalumpang(Kab.HSS), Sekretaris Dewan DPRD Kab. HSS, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BAPPEDA, Kepala Dinas Sosaial dan PM, terakhir Beliau sebagai Staf Ahli Bupati. Sebelum beliau terjun di dunia birokrasi Beliau adalah seorang aktivis Mahasiswa dijaman Beliau, pernah duduk sebagai Ketua Senat Mahasiswa FISIP UNLAM dan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Dimasa Kecil
Muhyani yang mempunyai nama lengkapnya Ahmad Muhyani Rizalie lahir pada tanggal 09 Februari 1956 di Bamban, Kecamatan Angkinang. Ayahnya adalah seorang PNS di Kab. HSS yang kemudian pindah ke Kab. Banjar. Muhyani Kecil pad saat itu tinggal dengan seorang Nenek Beliau di Bamban, kehidupan sederhana muhyani dengan neneknya sebagai petani tidak mematahkan seorang muhyani untuk menuntutut ilmu (sekolah) walaupun terkadang muhyani membantu nenek untuk turun membantu bercocok tanah, tidak ada rasa malu maupun minder kepada teman teman sejawatnya, malahan dia bangga bisa membantu dan meringankan pekerjaan neneknya. Di Bamban dia menghabiskan masa kecilnya dan memulai pendidikan sampai usia 12 tahun. Dimulai belajar dari surau sampai lulus SD dan Kemudian Beliau Melanjutkan Sekolah Islam Darul Ulum di Kandangan dengan penuh perjuangan suka maupun duka.

Perjalanan Karir
Perjalanan karier pekerjaan dan jabatan HA Muhyani Rizalie termasuk langka dan tidak lazim karena begitu luar biasa. Bagaimana tidak, dimulai dari karier sebagai PNS dan Dosen STIA Bina Banua Banua Banjarmasin, kemudian di Promosikan Sebagai Camat di Daerah Hulu Sungai Utara tepatnya Kecamatan Lampihong , Camat Kalumpang(Kab.HSS), Sekretaris Dewan DPRD Kab. HSS, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BAPPEDA, Kepala Dinas Sosaial dan PM, terakhir Beliau sebagai Staf Ahli Bupati. Saat ini beliau mengundurkan diri sebagai Staf Ahli Bupati karena Pencalonan dirinya sebagai Calon Wakil Bupati HSS mendampingi HM Husaini sebagai Calon Bupati HSS

Pada tahun 1982, gelar S.1 telah diraihnya dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Lambung Mangkurat. Berikutnya pada Tahun 2002 Muhyani menyelesaikan Strata 2 (S.2) pada Pasca Sarjana Ilmu Administrasi pada Universitas Brawijaya Malang dan Saat ini beliau mengambil Program Doktor Manajemen Pendidikan pada Universitas Negeri Malang. 

Karier Muhyani kian cemerlang, tidak saja dalam lingkup Birokrasi tetapi juga masuk ke jajaran Akademik sebagai Lecture (Dosen) Terbang di Universitas Lambung Mangkurat. Belum cukup sampai di situ, kariernya terus menanjak, mantan aktivis HMI ini di percaya bisa membangun Hulu Sungai Selatan sebagai calon Wakil Bupati mendampini HM Husaini, untuk merubah tatanan kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik.***

ZOOM IN HSS

Sabtu, 29 Desember 2012

BALAMIKA - Gundukan tanah ini dapat ditemukan di Mandala Kec. Telaga Langsat


AREAL HIJAUAN - Lokasi Areal Hijauan Makanan Ternak Kelompok Tani Ternak Waringin Desa Ambutun Kec. Telaga Langsat


RUSAK - Kondisi bagian atas jembatan di Desa Mandala Kecamatan Telaga Langsat ini terlihat rusak. Aspalnya terkelupas.


MENGGANGGU - Kerusakan jalan di sekitar jembatan ini cukup mengganggu pengguna jalan yang kerap melintasinya


PERLU PERHATIAN - Pihak berkompeten di HSS perlu menangani masalah kerusakan sekitar jembatan ini


EDISI SABTU - Banjarmasin Post edisi Sabtu, 29 Desember 2012

PUSTAKA KITA

Sabtu, 29 Desember 2012

SUNGAI KENANGAN - Buku antologi penyair Kalimantan Selatan


BUKU TENTANG SBY - Buku berjudul Rival-Rival Politik SBY ini diutlis oleh Danny Simanjuntak



GALERI FOTO MENJELANG PEMILUKADA HSS 2013

Sabtu, 29 Desember 2012

PELANGGARAN - Apakah ini sebuah pelanggaran Pemilukada ? Baliho pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati HSS dipasang di depan sebuah tempat ibadah di Kecamatan Padang Batung.
 
 

GAGAH - Baliho pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati HSS ini terlihat begitu gagah dan cukup besar. Baliho ini terletak di simpangan Tinggiran, Kandangan.

Melayat di Angkinang

Sabtu, 29 Desember 2012

 H. ACHMAD FIKRY - Dalam sebuah kesempatan kegiatan pramuka


Hj. Rukayah (80), begitu nama aslinya. Beliau dikenal sebagai paurutan atau tukang pijat di Desa Angkinang Selatan Kec. Angkinang Kab. HSS. Beliau meninggal Sabtu (29/12/2012) sekitar pukul 04.30 WITA karena sakit. Banyak yang melayat.

Salah satu pelayat adalah H. Achmad Fikry, Sekda HSS yang juga Calon Bupati HSS periode tahun 2013-2018. Dia hadir sendirian naik mobil sendiri. Kebetulan saat itu ada juga Ketua MUI Kecamatan Angkinang H. Najimuddin.***


Rabu, 26 Desember 2012

KESENIAN HSS

Rabu, 26 Desember 2012




MUSIK PANTING

       Kesenian musik panting sangat berurat-berakar bagi masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan sejak waktu yang sangat lama. Penamaan kesenian ini berdasarkan bahasa daerah masyarakat HSS sendiri yaitu bahasa Banjar. Panting dalam pengertiannya adalah persamaan dengan kata petik, yaitu membunyikan senar atau tali dengan teknik sentilan.
        Secara umum bentuk alat musik panting ini mirip dengan gitar, bedanya hanya lebih ramping dan kecil. Selain itu pada panting tidak terdapat grif-grif untuk pengatur kunci nada seperti pada gitar. Perbedaan lainnya adalah, senar pada alat musik panting terdiri dari dua bilah senar kembar dengan ukuran nada yang sama dan hanya berjumlah enam bilah dengan tiga nada berbeda.
        Memainkan alat panting sama dengan gitar yaitu dipetik. Seorang yang memainkan musik panting dinamakan pamantingan. Pada awalnya musik panting hanya dimainkan oleh seorang pamantingan yang diiringi oleh seorang yang membawakan lagu atau biduan, baik pria atau wanita. Antara seorang pamantingan dan seorang biduan duduk berdampingan untuk kemudahan mencocokkan lagu dengan petikan panting.
        Pada perkembangan selanjutnya musik panting tidak hanya dimainkan tunggal melainkan sudah dikolaborasi dengan beberapa alat musik lainnya seperti babun, gong, biola, tamborin dan suling serdam atau seruling bambu biasa. Meski musik panting sekarang sudah dikolaborasikan dengan sejumlah alat musik lainnya, namun tidak menghilangkan kekhasan musik panting sebagai musik tradisional.
        Dahulu musik panting lebih digunakan untuk mengiringi  tari Japin, saat ini digunakan pula untuk mengiringi berbagai tarian tradisional lainnya seperti tari Ahui, tari Tirik, Japin Anak Delapan, dll.
        Lagu-lagu tradisional dalam musik panting yang biasa dimainkan sejak dahulu sampai sekarang adalah Lagu Dua Sisip, Paris Tangkawang, Hujan Hangat, Marista Banjanji, Lalan Sisip, lagu-lagu Arab, serta lagu yang bersifat bebas lainnya.
        Saat ini musik panting tidak hanya untuk mengiringi tari Japin, tetapi juga berdiri sendiri sebagai seni musik tradisional. Arena dan fasilitas pergelaran juga tidak lagi terikat dengan ketentuan yang biasa dilakukan pada awal kehadirannya, tetapi sudah disesuaikan dengan perlengkapan penunjang lainnya seperti pengeras suara, panggung tempat pemain musik panting, tempat duduk penonton, dsb.
        Musik panting diperkirakan sudah ada di Kalsel seja abad ke 18 atau jauh sebelumnya, tentu dalam bentuk yang sangat sederhana jika dibandingkan dengan keadaannya yang sekarang.
        Beberapa grup musik panting di HSS yang saat ini masih aktif  bermain dan melakukan pembinaan adalah Arjuna Singakarsa di Pandai. Lalu Sampuraga di Karang Jawa. Saraba Cakap di Ambarai. Sahibar, Sakawah, Halang Ginari, dan Pancar Nada keempatnya di Tabihi.***

Sumber : Buku Menjemba Jejak Berlari, Aliman Syahrani


HSS REALITA

Rabu, 26 Desember 2012




JEMBATAN LUAU PERLU PERHATIAN

        Sudah lama warga Luau / Ambarai Kecamatan Padang Batung mengharapkan agar Jembatan yang ada di desa mereka diperbaiki. Kondisinya cukup memprihatinkan.
        Banyak sudah yang jadi korban. Kondisi jembatan cukup rapuh. Banyak bolong-bolong. Jembatan kayu tersebut kini kondisinya seperti dibiarkan saja dari hari ke hari.
        Ternyata pembangunan di HSS masih belum menyentuh di desa tersebut. ” Kami ingin jembatan ini baik kembali. Sehingga aktifitas di kampung kami dapat menggeliat kembali,” harap Nadi, warga setempat.***

SENIMAN HSS

Rabu, 26 Desember 2012




BAGAN TOPENK

        Rahman Rijani, lahir di Kandangan, 1 Oktober 1987. Putera pasangan Suni Rahman dan Jumiati ini mulai menulis puisi sejak menjadi siswa SMPN 1 Angkinang.
        Bagan Topenk begitu nama familiar alumni SMAN 2 Kandangan ini. Bagan sering tampil dalam pementasan teater di tingkat Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Provinsi Kalimantan Selatan. Diantaranya even yang diikutinya adalah pada Festival Teater Kalimantan Selatan di Kandangan tahun 2007, 2008 (Juara I), 2009 (Juara III). Lalu pada pagelaran sastra di ajang Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) V di Balangan Juara I.
        Ketertarikannya dengan dunia sastra khususnya puisi, tak lepas dari inspirasi dua sastrawan / seniman Kandangan yang sangat ia kagumi, yakni (alm) Burhanuddin Soebely dan Aliman Syahrani.
        Puisinya merupakan salah satu dari 19 Puisi Nominasi Lomba Cipta Puisi Bahasa Banjar Kalimantan Selatan, dibukukan bersama karya lainnya dalam Manyanggar Banua, Bunga Rampai Puisi dan Cerpen Bahasa Banjar Pemenang Lomba Aruh Sastra Kalimantan Selatan VII, Kabupaten Tabalong Tahun 2010.
        Bagan juga sering membacakan puisi dan menampilkan happening art secara individu dalam momen-momen tertentu di kota Kandangan. Juga menggeluti seni tradisional mamanda.***


HULU SUNGAI SELATAN MEMBANGUN

Rabu, 26 Desember 2012






ASMAUL HUSNA HIASI  KOTA KANDANGAN

        Ada yang berubah di kota Kandangan. Dalam beberapa hari ini, banner / lampu berhiaskan Asmaul Husna mulai dipasang disepanjang jalan kota Kandangan.
        Pada malam hari tentu kota Kandangan berhiaskan nama-nama Allah SWT tersebut.
        Hal yang sama sudah lama saya saksikan di kota tetangga, Barabai. Kenapa baru sekarang Kandangan menirunya ? Apa tujuannya ? Berapa dana yang digelontorkan Pemkab HSS untuk proyek yang satu ini ?
        Pada banner tersebut tertulis nama-nama  Allah. Berjumlah 99 buah. Setiap 1 banner bertulis satu nama Allah dengan 3 bahasa. Yakni Bahasa Arab. Lalu artinya dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Misalnya, pada sebuah banner yang terdapat  di dekat Lapangan Lambung Mangkurat tertulis ........***