Senin, 22 September 2014

Lagu Sendu Sore Ini

Selasa, 23 September 2014

 
Tak harus berbangga diri
semua dalam lamunan sunyi
akankah persahabatan membuahkan rindu
dari banyak perjalanan yang pernah ditempuh
terimalah apa adanya
sepenggal kisah penuh masalah
coba dibuka kembali
apakah hanya sebuah kesenangan semata
hati jadi bimbang
Nike Ardilla dalam film Kabayan
film lawas
bersama Didi Petet dan Benyamin S
ingin membeli tanah perbukitan
hujan belum reda sampai malam
mengikuti mimpi yang ada
hp digenggaman
membaca masa lalu
puisi akan terus diciptakan
sungguh menakjubkan
berjuang melawan masa lalu
mimpi-mimpi yang teraniaya
Indonesia peringkat 156 FIFA
jadikan itu sebagai pengalaman
akan kuteruskan mimpi-mimpi ini
sepanjang perjajalanan jalin kebersamaan
semua boleh tahu
ada berkah merekah
dalam rajukan sembilu waktu
rintihan kepiluan hati
mari berlari sejauh mungkin
mengejar pelangi keabadian
terus menulis sepanjang waktu
terlambat datang ke rumah
tak harus banyak menunggu
kesunyian yang telah lama merenda
ingin selalu menjadi yang lebih baik
tapi diatas langit masih ada langit
kulai-kulai selalu berbunyi setiap malam
gugusan asmara berpesta sanding
ingin pertemuan berakhir sempurna
menatap sembilu diiris pilu
sembari mendengarkan suara-suara harmoni
jalanan pedesaan dalam remang pagi
selesai melintas kekuatan hentikan peraduan
dalam tetes asap memagut harapan


Kandangan, 18-09-2014


Norma Sari

Selasa, 23 September 2014


Kehadiran Mahasiswa STAI Disambut Antusias

Selasa, 23 September 2014



            Kehadiran mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Ulum Kandangan yang melakukan Praktek Mengajar B di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mendapat sambutan positif dari berbagai komponen di madrasah tersebut.
            Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kurikulum MTsN Angkinang, Mawariah, S.Pd.I, mengaku kehadiran mahasiswa di madrasahnya merupakan kebanggaan tersendiri. “ Ini merupakan syarat mereka dalam studi di perguruan tinggi. Selain itu juga menjadi ajang silaturrahmi dalam tugas praktek belajar-mengajar,” ucap Mawariah, Selasa (23/9/2014).
            Menurut Mawariah kegiatan praktek mengajar ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. “ Semoga nanti mereka memperoleh nilai yang baik. Datang ke MTsN Angkinang dengan niat ikhlas. Sebagai tempat pengabdian. Bila selesai praktek nanti bisa memberikan laporan kepada madrasah sebagai bukti,” ujar Mawariah.
            Rina Fatimah, salah seorang mahasiswa yang praktek, mengakui begitu luar biasanya sambutan pihak MTsN Angkinang. “ Sebuah awal yang indah semoga berakhir dengan indah pula. Semoga nantinya kami bisa memberikan yang terbaik pula. Kami menjalankan pedagogik terapan berupa praktek mengajar B. Kami berharap mendapat bimbingan bagus dari Bapak / Ibu guru pamong,” ujar Rina Fatimah, yang juga alumni MTsN Angkinang Tahun 2008 ini.
            Fikri Ahwadjie, siswa Kelas VIII A, sangat senang mendapat bimbingan belajar dari mahasiswa STAI Darul Ulum yang praktek. “ Walau terlihat agak canggung, mahasiswa dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Sehingga kami sebagai siswa dapat mendapatkan ilmu yang mereka berikan,” ujar Fikri Ahwadjie.
            Fikri Ahwadjie mengharapkan kehadiran mahasiswa STAI Darul Ulum dalam tugasnya bisa memotivasi dalam belajar. “ Kami harap mereka turut menjalankan tugas sesuai dengan ilmu yang didapat agar kami mengikuti pelajaran dengan bagus,” ujar Fikri Ahwadjie. (akhmad husaini)

Outbond Kompas HSS di Baruh Bunga, Hulu Sungai Tengah

Selasa, 23 September 2014





Sumber Foto : MIN Habirau Tengah

Bubur Ayam dan Dompet

Selasa, 23 September 2014


Miftah Nanda Putra (Kelas VIII B MTsN Angkinang)

Selasa, 23 September 2014


MTsN Angkinang Promosikan Lamang Kandangan

Selasa, 23 September 2014




Ada yang menarik pada pelaksanaan upacara bendera di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin (22/9/2014) tadi. Pada akhir kegiatan anggota paduan suara yang diikuti dengan keyboard membawakan lagu baru berjudul Lamang Kandangan dihadapan para guru dan siswa.
Lagu karya seniman HSS tersebut cukup enak didengarkan di telinga. “ Lagu berbahasa Banjar ini merupakan karya seniman HSS. Kami mendengarnya pertama kali saat acara Konferensi PGRI se Kalsel beberapa waktu lalu. Alhamdulillah siswa kami cepat menyerap untuk membawakannya,” ujar Akhmad Yamani, S.Ag.
Lagu tersebut, disampaikan Yamani berisi tentang Lamang Kandangan, kuliner khas Kabupaten HSS yang sudah populer di Kalimantan Selatan. “ Lagu ini menggambarkan tentang Lamang Kandangan yang biasa dijual di pasar Subuh. Lalu ada Utuh dan Galuh membawa lamang yang ada dalam bambu tersebut. Cara memakannya ditemani kijing bersama sambal,” ujar Yamani mengutip isi lagu.
Sifaun Nazirah, siswi Kelas IX D, yang ikut membawakan lagu tersebut, cukup bangga dengan adanya lagu khas Kandangan tersebut. “ Ini sebagai sarana promosi khazanah seni budaya yang dimiliki Kabupaten HSS,” ujar Sifaun Nazirah. (akhmad husaini)