Selasa, 31 Maret 2015

Tausyiah di MTsN Angkinang.3

Rabu, 1 April 2015





Tausyiah di MTsN Angkinang.2

Rabu, 1 April 2015





Tausyiah di MTsN Angkinang.1

Rabu, 1 April 2015





Siswa MTsN Angkinang Praktek Menyulam Taplak Meja

Rabu, 1 April 2015



            Usai Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) Tahun 2015 yang tertulis beberapa hari lalu, siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali mengikuti Ujian Praktek dalam beberapa hari ini. Untuk hari Selasa (31/03/2015) Ujian Praktek berupa Seni Budaya dengan menyulam taplak meja memakai manik dan air guci. Siswa mengerjakannya secara berkelompok. Dalam satu kelompok terdiri lima orang siswa.
Hasiati, S.Ag, guru Seni Budaya MTsN Angkinang, menyampaikan praktek ini sudah diagendakan sebelumnya. “ Jadi siswa sudah siap menjalankannya. Siswa yang tergabung dalam kelompoknya dituntut untuk saling bekerjasama, sabar, dan kompak dalam menjalankan praktek, “ ujar Hasiati.
Menurut Hasiati, hasil bagus menjadi  satu penilaian dalam praktek ini. “ Bahan disediakan pihak madrasah. Bahan-bahannya adalah kain, manik, air guci, benang, jarum, gunting, dsb. Dalam menyelesaikan sulaman taplak meja itu para siswa berbagi tugas. Agar bisa selesai dengan hasil yang baik. Nanti setelah selesai hasilnya dapat digunakan untuk kepentingan madrasah sendiri, “ ujar Hasiati.
Lisa Ariyani, siswi Kelas IX B, mengaku dengan adanya praktek ini siswa dilatih untuk kompak, telaten dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. “ Juga untuk nilai ujian praktek. Mudahan nilainya bagus. Selain itu hasil dari praktek ini sebagai kenang-kenangan untuk MTsN Angkinang. Dapat digunakan sebagai taplak meja guru dan ruang lainnya. Karena tahun ini kami akan meninggalkan madrasah tercinta ini, “ ujar Lisa Ariyani. (akhmad husaini)

Terimalah Kebenaran Yang Ada

Selasa, 31 Maret 2013


Mesti harus bagaimana lagi
aku harus banyak berdiam diri
TPU Pondok Kelapa Jakarta Timur
tempat peristirahatan terakhir Olga Syahputra
radang selaput otak meningitis
sejak Mei 2014
Menara Gentala Arasy Jambi
Jembatan Pedesterian Titian Arasy
diresmikan Wapres Jusuf Kalla
ide besar Gubernur Jambi Hasan Basri Agus
ingin yang lain ikut sukses
jangan pernah lupa dengan orang-orang yang sudah sukses
itu bukan saya
Saipul Jamil lantunkan Kehilangan
setelah itu keadaan sangat penuh
tak ada yang abadi
mencetak kisah masa lalu
selalu memberikan keceriaan jalan hidupnya
dulu saya pernah mangangarun ka Gambut
dan daerah lain di Kabupaten Banjar
sekitar tahun 2002 hingga 2005
sekarang tak pernah lagi
itu merupakan pengalaman paling berkesan
sepanjang hidup
kalawasan mahadang
mamuyaki banar
Dangdut Academy 2 lambat penampilan kontestan
Endah otomatis lulus ke 15 besar
bawakan lagu Pesta Panen
penuh keceriaan
poling sms tertinggi malam Minggu
ID Collection wardrobe Endah
seringkali diberi pujian
ada wisata HSS di DA 2
Air Terjun Haratai, Balanting Paring, Air Panas Tanuhi
selalu konsisten dengan diri sendiri
Duta Wisata Kalsel
namun masih kurang wawasan



Kandangan, 28-03-2015

Dengan Aisyatur Ridha ke Warung Makan di Kandangan

Selasa, 31 Maret 2015




            Selasa (31/03/2015) pukul 12.00  mengajak anak murid kesayangan saya Aisyatur Ridha, siswi Kelas IX A Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) ke Kandangan. Jaraknya sekitar 10 kilometer dari tempat tinggal saya. Ini untuk menunaikan hajat saya ingin menggembirakannya atas prestasi yang diraihnya di Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Nasional ke XX Tingkat Kabupaten HSS Tahun 2015 di Kecamatan Daha Utara beberapa waktu lalu.
Dimana Ridha meraih Juara I Cabang Tahfiz 5 Juz. Ridha selama ini merupakan anak murid yang paling akrab dengan saya. Hakunan disuruh. Selain tentu prestasi yang dimilikinya cukup bejibun. Saya kerap menjadikannya sebagai nara sumber bahan tulisan baik untuk berita maupun yang lainnya di blog pribadi. Hal itu sudah saya lakukan sejak ia masih duduk Kelas VII. Hingga sekarang sudah puluhan tulisan beserta foto tentang Aisyatur Ridha di blog saya. Jadi siapapun yang ingin kenal dengan gadis yang satu ini cukup ketik di Google kata : AISYATUR RIDHA akan banyak disana tentang Ridha terpampang. Berita dan foto terbaru tentu ada disana.
Saya lebih dahulu ke rumahnya di Rantawan. Sementara Ridha masih di jalan pulang dari madrasah naik sepeda. Berjarak sekitar 4 kilometer. Karena kebetulan sudah ujian praktek. Sebelum Ridha tiba, di teras rumah saya sempat berbincang dengan ibunya, Lailatul Kaderianah. Ditemani adik laki-laki Ridha yang masih Kelas I SD. Ayah Ridha, Nasrullah saat itu tidak ada di rumah. Kata mamanya Ridha ayah Ridha sedang mengambil ringgi di pahumaan (sawah). Saya ngobrol dengan mamanya Ridha soal macam-macam. Termasuk tentang rencana Ridha setamat tsanawiyah akan ke melanjutkan ke Pesantren Rakha Amuntai. Ridha sudah punya keinginan ke Rakha sejak SD. Namun tidak diizinkan. Kasihan melihatnya berpisah. Karena nanti ia kesana bersama teman sesama qariah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mustiana Aisyi, dari MTsN Amawang.
Ridha tiba. Setelah itu ia ganti pakaian sekolah. Kami berangkat. Lewat Gambah Dalam keluar di Muara Gambah. Terus ke Hamalau. Tepatnya tak jauh di seberang Gedung Juang HSS kami singgah. Disana memesan makanan dan teh es. Makanan yang kami santap ayam goreng. Membawa pulang untuk ibu Ridha, memesan nila dibungkus bersama gangan. Setelah itu kami balik haluan.
Saya pulang mengantar perempuan manis kelahiran Kandangan, 19 Juli 2000 ini  lewat Pandai, Sungai Kupang, dan Rantawan. Semoga Ridha bisa menerima persembahan saya ini. Sebagai bentuk kebanggaan atas keberhasilannya pada STQ lalu. Mudahan pada MTQ Tingkat Provinsi Kalsel di Kabupaten Balangan mewakili Kabupaten HSS April 2015 nanti Ridha kembali bisa menoreh prestasi. Mengharumkan nama Kabupaten HSS dan MTsN Angkinang. Semoga . (akhmad husaini)

Mendapatkan Pengarahan Jelang UAMBN 2015

Selasa, 31 Maret 2015