Kuntul kerbau menyebar luas dari
Amerika Utara, Amerika Selatan, lalu ke Indonesia bagian timur sampai Benua
Australia. Kuntul kerbau dengan nama ilmiah Bubulcus
ibis. Bulu sayap dan tubuh bagian depan berwarna orange. Panjang tubuhnya
sekitar 60 cm. Di padang gembalaan, kuntul kerbau tampak mengikuti kerbau atau
sapi yang sedang merumput. Kadang-kadang, kuntul kerbau bertengger di atas
punggung kerbau atau sapi. Kuntul ini memakan kutu-kutu kerbau atau sapi dan
belalang. Itulah sebabnya, jenis kuntul ini disebut kuntul kerbau.***
MELANGKAH DI JALAN, MENULIS DI HATI (Catatan Perjalanan, Renungan, dan Kisah Sederhana dari Sudut-Sudut Kehidupan)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kunjungan Nostalgia ke Harakit Tapin
Kamis, 1 Januari 2026 Beginilah suasana saat berada di sekitaran Harakit, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, untuk menik...
-
Sabtu, 9 November 2024 KH Fakhruddin Nur berasal dari Kuala Tungkal, Provinsi Jambi. Biasa disebut juga Guru Tungkal. Materi ceramahnya men...
-
Sabtu, 30 Maret 2013 Selain ketupat dan dodol, apabila menyebut nama daerah pahuluan, khususnya Kandangan, sejurus tentu terbayang kes...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar