Tanggal 13 s.d 15 November 2015, saya mengikuti Aruh Sastra Kalimantan
Selatan (ASKS) XII Tahun 2015 di Martapura, Kabupaten Banjar. Setelah shalat
Jum’at saya ke Kandangan, yang berjarak sekitar 12 kilometer dari rumah saya di
Angkinang. Tepatnya ke Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar)
Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Bergabung dengan sastrawan dan pelajar untuk berangkat menuju Martapura.
Adapun angkutan yang membawa rombongan kami adalah bus mini milik Pemerintah
Kabupaten HSS. Ada sekitar 20 orang yang ikut rombongan, termasuk saya.
Kami berangkat sekitar pukul 16.00 WITA. Saya menagambil tempat duduk
bagian belakang bersama dua orang pelajar putera asal SMAN 2 Kandangan. Di
Binuang kami singgah di sebuah masjid untuk menunaikan shalat fardhu Ashar. Setelah
shalat Ashar kami menuju ke sebuah warung minuman di seberang masjid Binuang.
Saya memesan teh es dan mengambil sebungkus nasi. Selesai dari warung kami
terus melanjutkan perjalanan ke Martapura.
Kami tiba di Martapura menjelang senja. Tempat peserta menginap adalah di
Wisma Sultan Sulaiman Martapura. Setelah menghubungi panitia untuk mendapatkan
kunci kamar di ruang Flamboyan wisma tersebut. Setelah masuk kamar kami menempatkan
tas berisi pakaian dan barang lainnya ke lemari yang sudah tersedia.
Setelah shalat Maghrib kami menuju ruang makan. Yang berjarak sekitar
sepuluh meter dari tempat kami menginap. Kami makan malam. Setelah itu kami
bersiap-siap mengikuti acara pembukaan ASKS XII yang bertempat di Lapangan Ratu
Zalecha Martapura. Berjarak sekitar 4 kilometer dari Wisma Sultan Sulaiman,
tempat peserta menginap. Kami menaiki bus Satpol PP Kabupaten Banjar untuk
menuju kesana. Panggung utama berdiri megah di tengah lapangan. Panitia terlihat
hilir mudik menyiapkan segalanya. Demi sukses dan lancarnya kegiatan malam itu.
Rombongan HSS menuju tempat yang sudah ada berdasar label nama yang ada di
baliho. Yakni di sisi kanan panggung utama. Berbagai pentas sastra digelar pada
malam itu. Ada sekitar 7 kabupaten / kota yang mendapat giliran untuk
menampilkan kemampuannya. Diantaranya musikalisasi puisi. Acara pembukaan dan
pagelaran sastra berlangsung hingga tengah malam.
Kami kembali menuju penginapan untuk berlabuh ke alam mimpi. Sabtu
(14/11/2015) kegiatan yang kami ikuti cukup padat. Pukul 08.00 WITA di Lapangan
Ratu Zalecha digelar temu sastrawan dengan pelajar Kabupaten Banjar. Kemudian
pukul 11.00 WITA di Aula Wisma Sultan Sulaiman digelar dialog sastra membicarakan
antologi buku puisi ASKS XII. Pukul 15.00 WITA dialog sastra tentang cerpen
lomba ASKS XII 2015. Pukul 17.00 WITA sidang pleno ASKS.
Malam Minggu di Lapangan Ratu Zalecha tim kesenian HSS menampilkan
musikalisasi puisi. Mengangkat karya (alm) Burhanuddin Soebely. Mereka tampil
begitu memukau dihadapan peserta dan pengunjung Aruh Sastra. Kegiatan berlangsung
hingga tengah malam.
Minggu (15/11/2015) peserta ASKS XII pulang ke daerah masing-masing. Termasuk
kami dari Kabupaten HSS. Kami pulang pukul 10.00 WITA menggunakan mobil yang
disiapkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata HSS. Di dalam mobi selain saya dari
kalangan sastrawan ada juga Aliman Syahrani dan Hairin Nazrin.
Sastrawan lainnya sudah pulang malam Minggu. Juga ada ibu Murlinah dari
Disbudpar HSS. Sisa lainnya ada 8 orang merupakan siswa SMAN 1 Kandangan dan
SMAN 2 Kandangan. Mereka ikut karena prestasi dan hobi dibidang sastra yang selama
ini diraih membawa harum nama Kabupaten HSS ditingkat provinsi dan nasional. (akhmad
husaini)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar