Minggu, 22 Oktober 2017

Mengeja Jalan Hidup yang Berbeda

Senin, 23 Oktober 2017


Ini jalan menjaga rindu
untuk kebaikan bersama
masya Allah begitu cantiknya perempuan itu
serupa sunyi di sepanjang jelita
penawar ambisi pada nalar yang sengketa

Kau bisa menarik angan dan cita
boleh berencana semakin tanjak
restu karisma diri yang bertahta
keringat mengucur diserbu batu
terbang tinggi membayang lantang

Kalau mengingat apa yang kau bisa
ada rencana ke Makam Datu Kandang Haji Juai
setelah hujan ke Halong dulu
menegas jalan hidup yang berbeda
statis cerita manis yang mengembang

Butuh kerja keras untuk menggapainya
dengan cara yang pernah ada
jangan sampai terlalu dekat
tak pernah mati kutu dalam berkarya
pemikat sunyi tentang ragam jawaban

Antara banyu panarang hati dan banyu kambang
terbayang lantang wajah senang
lukisan aturan semakin  menancap
warna kehidupan aturan melingkupi
status kesadaran senang tandas

Kandangan, 21 Oktober 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Video : Suasana Saat Jamaah Mengikuti Rangkaian Haul ke 5 Guru Kapuh Malam Ahad

 Sabtu, 20 Juni 2026 Beginilah suasana saat jamaah mengikuti rangkaian Haul ke 5 Tahun 1448 H / 2026 M KH Muhammad Ridwan Baseri atau Guru K...