Kamis, 21 Juli 2016

GNOTA Berikan Bantuan Kepada Anak Asuh di Pendopo HSS

Kamis, 21 Juli 2016




Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) memberikan bantuan kepada para anak asuh di tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pendopo Kabupaten HSS Jalan A Yani Kandangan, Senin (18/07/2016).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati HSS Drs H Achmad Fikry MAP, Wakil Bupati HSS H Ardiansyah SHut, Ketua DPRD Kabupaten HSS Syamsuri Arsyad, Para Kepala SKPD, Ketua TP PKK Kabupaten HSS yang juga selaku Ketua GNOTA Hj Isnaniah A Fikry, para Ketua Organisasi wanita, para Pengurus TP PKK Kabupaten HSS, Perwakilan dari Bank Kalsel Cabang Kandangan dan Bank Kalsel Syariah Cabang Kandangan, serta para pengajar dan anak asuh.

Acara juga dimeriahkan dengan persembahan musik panting dan musik tradisional dari SMPN 2 Angkinang. Dimana musik tradisional tersebut berhasil meraih predikat terbaik pertama, dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, Bupati HSS Drs H Achmad Fikry MAP menyatakan, meskipun secara materi tidak terlalu besar, namun di awal tahun ajaran baru, bantuan tersebut tentunya sangat bermanfaat. Dirinya berpesan kepada para anak asuh, agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Bapak ingin anak-anak di HSS itu minimal lulus SMA. Jangan sampai keterbatasan menghalangi kita untuk sekolah,” harap Bupati.

Kepada para orang tua asuh maupun pihak terkait lainnya, Bupati menghimbau untuk selalu memberikan dorongan dan motivasi agar para anak asuh selalu bersemangat dalam menuntut ilmu. “Program kita untuk menggalakkan program tamat belajar 12 tahun harus benar-benar terprogram dan dikawal dengan baik,” ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua GN-OTA Kabupaten HSS Hj Isnaniah A Fikry mengatakan, bantuan GN-OTA tersebut bertujuan meningkatkan dan mengembangkan kepedulian dan peran pemerintah serta masyarakat, untuk menjadi orang tua asuh dalam rangka mendukung program wajib belajar 12 tahun.

Lebih jauh dijelaskan, GN-OTA Kabupaten HSS memiliki dua fokus pergerakan, yaitu di bidang pendidikan serta kemanusiaan. Di kedua bidang tersebut, GN-OTA ingin meningkatkan kesadaran serta tanggung jawab sosial untuk mendukung program wajib belajar. “Fokus utama adalah daerah terpencil di Kabupaten HSS,” ujarnya.

Hj Isnaniah juga menambahkan, para penerima bantuan terdiri dari anak asuh berprestasi dari keluarga tidak mampu, anak yatim piatu serta anak dari keluarga tidak mampu. Untuk penerima bantuan berupa alat tulis dan perlengkapan sekolah di tingkat SD/sederajat sebanyak 160 orang dan tingkat SMP/sederajat sebanyak 125 orang.

Selain itu, juga ada 35 orang siswa SD lainnya yang masing-masing menerima bantuan berupa sebuah sepeda. Untuk dana bantuan, bersumber dari dana hibah Pemerintah Kabupaten HSS serta bantuan dari Bank Kalsel Cabang Kandangan dan Bank Kalsel Syariah Cabang Kandangan, masing-masing sebesar Rp 20 juta.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati HSS juga menyerahkan bantuan pribadi berupa alat tulis dan perlengkapan sekolah, kepada 32 orang siswa SMPN 4 Padang Batung, di desa Malilingin. (akhmad husaini)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar