Selasa, 08 Agustus 2017

Tak Ada Belenggu Meniku Waktu

Rabu, 9 Agustus 2017


Aku tak bisa berbuat banyak disini
dikelilingi perempuan-perempuan cantik
banyak baisi kawan dimana-mana
jika kau rasa itu memang benar adanya
disini sedang banyak lauk untuk makan

Tidak enak juga kekenyangan itu
kada kawa apa-apa
membayang harap dalam tegas ambisi
ingin kemana saja langkah kaki berjalan
tak perlu akrobatik disini
pilih saja apa yang kau suka

Tak ada belenggu meniku waktu
semua diselesaikan dengan baik-baik
ketika semua suka menyangka rasa
membawa kehendak kesadaran yang ringkih
bertemu teman lama di sebuah rumah makan
saling bertegur sapa memberi makna
menjalani diri sepenuh janji

Berkomunikasi dengan lingkungan dan masyarakat
kumandang seru nyanyian tentu
kada paduitan kaya urang memang
mencakup segala pada aturan yang ada
dengar kabar Mamun Syarif mau naik haji
ia teman se kampung yang sekarang bagana di Gambut

Menuliskan banyak hal yang dilihat oleh mata
biarkan saja ketentuan terus merajam arti
menguak tirani masa yang kelam
mengikat jarak sepenuh siasat
kalau sudah ada perasaan melabuh harap
agar kau tahu segala yang ada

Kita tinggal menjalani saja
semangat dalam memahami hidup
ketika sebuah mobil rengsek bagian belakang di Balangan
karena berbenturan dengan truk angkutan semen
baju-baju yang mesti dicuci pagi-pagi

Membaca buku yang terus digelorakan
memendam rahasia sepanjang jalan
cerita-cerita lucu dan lagu Rhoma Irama sebagai teman
warga antre di dekat SPBU ada apa
kalau banyak rejeki kemana lagi jalan-jalan
oh iya nanti untuk bayar pajak STNK dulu

Lalu buat kandang ayam kampung dari bambu
kemudian beli ayam kampung jantan, bangkok, hutan dan hias
lantas beli pakan dan tempat minum ayam
kelak kau akan menikmati hasilnya
dia bilang selalu mengikuti blogku tiap hari
ternyata ia pengagum setia tulisanku
walau tidak secara gamblang mengatakannya

Kandangan, 8 Agustus 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar