Sabtu, 11 Maret 2017

Sapa Dendam Kalimat Setia Meredam Kesumat

Sabtu, 11 Maret 2017


Liputan ke SD SD buat posting di blog
dendam yang selalu tersamarkan
kangen dengan Aisyatur Ridha
yang pernah memberi kesan menyenangkan

Nanti aku akan kemana lagi
tak banyak berharap untuk jadi lebih baik lagi
jangan pernah menyerah dan berkecil hati
seia sekata merenda jelita
aku bukan siapa siapa disini

Kenangan silam yang indah ke Kaltim
dari keberangkatan yang cukup berkesan
teguh tegas malam menggurita makna
aku tak punya rekening bank
kemana nanti kirim uangnya kalau menang
berpayung pada banyak reaksi

Mungkin mereka bantu romantis setempat
tak sia sia perjuangan dan kerja keras selama ini
sebagai bentuk penghargaan kepada penulis
kurukup karukup gigi di malam Selasa
apa saja yang engkau harapkan nanti

Sapa dendam kalimat setia meredam kesumat
berapa banyak aku cinta padamu
kapan kapan bisa kesana lagi
hanya yakin kepadanya saja
hadapi dengan biasa biasa saja

Tak ingin berpaling darinya
ada banyak duit bisa kesana
beli ini itu yang perlu
celana pendek dan panjang hitam
baju muslim, tapih dan kopiah putih
ganti tebeng sepeda motor

Rindu bertemu dengan banyak orang
Ahok bukan berarti tak bisa dikalahkan
yang selalu berhak pasti untuk menanti
sudah pandai saling berbeda

Mengeja lantunan derap menyerap hasilnya
tak ada alasan untuk patah semangat
menjadi hebat karena orang lain
masih empat helai lagi yang diselesaikan
kemana diri menentukan aturan yang ada

Kandangan, 11 Maret 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar