Gelembung
peradaban sepenuh elegi
seperti
dahulu lagi harapnya
sebuah
kekayaan yang bisa kita rayakan
biarlah
setia terus merajut
sepanjang
itu memberi kepada kebaikan
malam-malam
meniru suara
dari
gelinjang kenangan masa silam
dalam
keping hati yang membahana
duka
lara menyatu pada kesunyian
mengintai
perpaduan cinta bersama
dalam
rintihan anak tiri
ini
perjalanan kada karuan tampuh
untuk
sekedar menghilangkan rasa jenuh
agar
semua orang bersungguh-sungguh
karena
bukan itu yang kumau
agar
nantinya bisa menjadi nyata
kau
mesti tahu keadaan semua itu
dari
ujaran yang ada sebenarnya
untuk
sebuah kekuasaan yang abadi
andai
mereka semua bisa menulis
tentang
perjalanan hidup yang berkesan
aku
hanya sekedar pembantu disini
dari
keping suram kehidupan nyata
bau
semerbak mewangi merata
dalam
tabuhan suara-suara semesta
Kandangan, 14-06-2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar