Senin, 15 Juni 2015

Lagu Merayu Selalu Layu

Selasa, 16 Juni 2015


Aku dan rasa nyaman tak memberi arti
tak ingin ada resah dan gundah
terkadang jenuh mengikat diri
di sepanjang peradaban diri
ini ketentuan diri yang sudah ada
ingin cari perhatian katanya
rindu-rindu mendekam sejuta lara
dari kepingan rindu yang pernah ada
lagu merayu selalu layu
dari beragam kenangan yang meronta
kian syahdu membuai cahaya
apalagi yang bisa dilakukan
tak mungkin teraniaya
mementingkan diri sendiri
sendawa suara gemuruh
bukti kita tak punya kuasa
kita butuh teman baru
tak perlu banyak suara tinggi
mengendus kelaraan hati
yang pernah disampaikan sebelumnya
melancarkan setiap langkah pasti
tak ingin jauh-jauh dengan mereka
bimbing aku dalam kebenaran
bukan bulan dan matahari
dari keping senyum yang terus menindas
di ujung pendaran dosa yang penuh makna
itu bukan milik kita
sendiri itu cukup mengasyikkan
ulurkan cintaku padaku
kemarilah engkau dengan selembut diri
biarkanlah waktu berlalu
genggam erat cerita masalah
lebih cantik dari biasanya
seakan itu lebih baik dari biasanya
Satu Atau Dua vokal Andien New Palappa
sepat kering goreng enak dimakan
kelihatannya lebih gemukan sekarang
warna perasaan pribadimu disini
seiring pilu hari-hari ceria
mengandung banyak masalah
menjadi pilihan terbaik
ingin bermain dengan kemampuan indahmu
tentang segala hal yang mustahil
Kastil van Gedobrak
Irwan Bajang penulis asal Lombok
pemenang Apresiasi Satu Indonesia Award
Ayu Arsita Rembulan Malam
Ahmad Yudhistira gagal di Fim Asian Sentul
karena mengalami kecelakaan


Kandangan, 12-06-2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pagi yang Mengajarkan Kita untuk Berhenti di Timbuk Ril Angkinang

 Kamis, 22 Januari 2026 Pagi itu, jalan kecil di kawasan Timbuk Ril Angkinang terbentang seperti ingatan yang belum selesai dibaca. Aspalnya...