Bangun
dari jelaga reputasi
mengemban
sunyi hati yang cemburu
dia
bercerita tentang masa lalunya
pemandangan
nyata yang dimiliki
pintar-pintar
memilih
jadi
laris warungku
televisi
tidak mau diakses
kembali
ke dunia dulu
teh
mantap pilihan rayat
belenggu
waktu yang terus setia
semakin
mengakrabi kehidupan
tak
akrab lagi dengan radio
dihabiskan
untuk saling membagi cinta
curahan
diri dalam kepingan diri
seribu
tulisan yang kau cipta
akan
menuai banyak rasa
selembut
elegi senja
yang
banyak diperuntukkan di depan khayalan
tak
ada yang sempurna dimuka bumi ini
tentang
langkah yang pernah diperbaiki
seolah
menjadi tiada arti
tak
pernah dibayangkan sebelumnya
dari
rujukan cerita panjang
meraung
tinggi ke jenjang perjalanan
dalam
balutan kesetiaan
Kandangan, 26-05-2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar