Minggu, 02 Juli 2017

Sepenggal Cerita dari Ray's Coffee Barabai

Senin, 3 Juli 2017

Ray's Coffee terletak di Jalan Kartini Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah







Sabtu (01/07/2017) malam usai shalat Isya dengan teman se kampung, Rizal ke Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Berjarak sekitar 40 kilometer dari Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), tempat kami tinggal. Saya ikut dibonceng di belakang sepeda motor Rizal.

Tujuan kami ke Ray’s Coffee yang terletak di Jalan Kartini Barabai, Kabupaten HST. Saat tiba suasana tempat tersebut cukup ramai. Didominasi anak muda, baik laki-laki maupun perempuan. Kami menuju tempat di pojok depan.

Kami memesan minuman. Saya memesan jus sirsak, namun kata pelayannya tak ada, lantas diganti dengan jus melon. Pengunjung dihibur musik secara live. Ada penyanyi dan pemain musik. Selain saya dan Rizal ada Hariadi, dan tiga temannya.

Suasana Ray’s Coffee cukup menarik perhatian. Ada payung bergelantungan di bagian tengah. Untuk tempat duduk para pengunjung ada atap rumbia dan setiap ruang disekat batang bambu yang sudah berwarna cokelat.

Teman Hariadi yang laki-laki itu bernama Sarkani. Lahir di Kembang Melur, 3 Juli 1987. Sekarang tinggal di Jalan Antuin RT 01 RW 01 Desa Hampang, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru.

Ada sekitar beberapa jam kami Ray’s Coffee Barabai. Setelah itu kami langsung pulang ke Angkinang. Tiba di rumah sekitar pukul 23.00 WITA. Saya tak langsung tidur, nonton televisi dulu beberapa saat. (ahu)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar