Senin, 03 Juli 2017

Kekasih di Balutan Nestapa Sendu

Selasa, 4 Juli 2017


Angan pasrah ada rasa gundah
fokus di bawah tekanan yang tinggi
meluapkan isi  hati pada tempatnya
aku harus menulis novel lokalitas HSS

Embrio sunyi menatap cakrawala
aku akan terus setia sepanjang arti
menuntas pilu ragam yang pasrah
kau tahu semakin dirasa
semangat bekerja di hari pertama
kaya apa memberi makan anak bini

Aku akan terus berlari dengan puisi
orang yang tangguh di sekitar kita
arti semu kisah nyata
akibat adat budaya dunia ini
tiada tara meneguh kasta

Mengatur langkah jejak bersisian
kau kenang sejuta rasa disini
menandas rindu sepenuh canda
bukan hal yang diidnginak
aku memilih untuk diam

Kekasih di balutan nestapa sendu
selalu ada di setiap sudut pandangan
tak pernah bertanya akan harga sebenarnya
selalu ingin dicerna lebih jauh

Puisi yang tak pernah usai
sepeda motor wayahini keren keren
nang mamakai juga bungas
bertemu Syamsuri Jajau saruan anu Nisa
orang lain tak pernah tahu
terbang lantas menerawang bintang

Cumbu raga menuju satu tuju
agar semua bisa ditulis dengan nyata
jangan pernah memaksa dengan keadaan hidup
meniti sunyi dalam pualam sendu

Kandangan, 4 Juli 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar