Ahad, 14 Juni 2026
Dunia sastra di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali menunjukkan denyut kreativitasnya melalui peluncuran buku kumpulan cerpen Turut Berduka Cinta yang dikuratori oleh Aliman Syahrani.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal: Senin, 15 Juni 2026
Waktu: 13.30 – 16.00 WITA
Tempat: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jalan A. Yani Parincahan, Kelurahan Kandangan Barat, Kecamatan Kandangan, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan
Turut Berduka Cinta menghadirkan kisah-kisah yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, namun masing-masing menawarkan sudut pandang yang berbeda dan tak pernah benar-benar sama.
Melalui perjalanan literer yang tajam, puitis, dan berani, para penulis mengajak pembaca menelusuri berbagai lapisan emosi manusia, membedah nalar di balik setiap debar perasaan.
Kumpulan cerpen ini berbicara tentang cinta, kehilangan, harapan, dan perjalanan batin manusia modern.
Dengan bahasa yang puitis sekaligus menggugah, setiap cerita berusaha menyentuh ruang-ruang terdalam pengalaman manusia ; menggetarkan, mengajak merenung, dan meninggalkan kesan yang membekas.
Di dalamnya, cinta tidak selalu berakhir dengan kebahagiaan, tetapi hampir selalu menyisakan makna yang berharga untuk dikenang.
Peluncuran buku ini menjadi salah satu penanda bahwa dunia sastra di Kabupaten Hulu Sungai Selatan tetap hidup dan terus berkembang.
Kehadiran karya-karya baru dari para penulis daerah menunjukkan bahwa semangat berkarya dan tradisi literasi masih terjaga dengan baik, bahkan terus menemukan bentuk-bentuk ekspresi yang segar dan relevan dengan perkembangan zaman.
Semoga kegiatan peluncuran buku Turut Berduka Cinta berlangsung sukses, lancar, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat, pegiat literasi, serta para pencinta sastra.
Kehadiran buku ini diharapkan dapat memperkaya khazanah sastra daerah sekaligus menjadi inspirasi bagi lahirnya karya-karya baru dari generasi penulis berikutnya.
Pada kesempatan mendatang, besar harapan kita agar kembali hadir karya-karya sastra dari genre lain, termasuk antologi puisi yang menghimpun suara para penyair Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Dengan demikian, ekosistem sastra daerah akan semakin semarak, beragam, dan terus memberikan kontribusi bagi perkembangan sastra Indonesia.
Selamat atas peluncuran buku Turut Berduka Cinta. Teruslah menulis, merawat kata, dan menghidupkan sastra dari Banua untuk Indonesia. (ahu)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar