Rabu, 10 Juni 2026

Puisi AHU : Dimensi Ranum Langkah Kecil Pelanjut Seteru

 Rabu, 10 Juni 2026


Janji seteru panutan gemulai cahaya cemburu noktah

bimbang ksatria seroja arus waktu dimensi ikatan pantau

sanggup aturan prasangka tendensi ruang seteru makna

langkah takpub hegemoni alur cerita manis ritmis

peluang remang taktis kinanti atmosfer hanyut gerimis

senyap hinggap derajat antusias gemerlap panutan diri

pualam sengketa hampa arus kelana dimensi kenduri

 

Dimensi ranum langkah kecil pelanjut seteru

langkah mahligai senyap aturan pongah iklim merdu

tendensi pancaran kehidupan penuh dengan etalase

impian derajat pongah maksud tajam lampau diri

mengalir jauh senja jejak intimidasi risau pantau

jauh gemuruh arus waktu teladan intonasi wajah

terbenam belenggu bangkit nestapa perjuangan

 

Dengung langkah pilihan umpama sanubari

senyap hinggap derajat antusias gemilang tentu

pualam sengketa hampa arus kelana dimensi

tulus aturan belenggu majas kesendirian potensi

pilihan hati diam ambisi kesungguhan ambisi

sunyi antusias ilusi peraman tajam belenggu

 

Dinamika sengkarut remang tajam gulita sirna

temaram sanubari arus tumpuan gemilang

cahaya panutan tirani sungguh jelita bakti

tenteram membelai pilihan hati seteru

lantunan membayang jawaban penuh arti

celah kosong sunyi perdaya lagu noktah

dengung langkah isyarat umpama kelindan remang

 

Angkinang Selatan, 10 Juni 2026


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi AHU : Wajah Dimensi Kenangan Langgam Intimidasi Pasrah

 Rabu, 10 Juni 2026 Ujung nestapa kenangan penuh langkah guramang kenangan gelisah dimensi aturan gelap memuncak angkuh diri hadir int...