Rabu, 03 Juni 2026

Puisi AHU : Intensitas Gemuruh Rasa Tabiat Hikayat Nestapa

 Rabu, 3 Juni 2026

Sembilu gamang penasti sentimen obsesi nalar selera

bahana panutan gelayut diri ragam statis panorama

silam hambatan ranum kenangan tegas jauh melankolis

tempias imitasi anulir kian tuntas majemuk lentera

makna konotasi pilihan hati benalu gelora cahaya

benalu kesadaran pilihan hati tabiat musim cinta

 

Intensitas gemuruh rasa tabiat hikayat nestapa

wacana lantang intonasi sempurna dangkal cahaya

himpitan guramang kendali watak lestari kultus

hilang pandangan etalase kemampuan muncul seteru

tangguh semampai benteng pertikaian puncak ragu

wibawa dinamika suara gemerlap tumbuh kembang

ritmis panutan tuntas senja tebaran opini sempurna

 

Bahtera senarai potensi ruang tendensi belenggu

takluk idaman panutan diri gemerlap bahana sukma

nestapa tinggi poranda kelindan membara stigma

tangguh isyarat langgam irama penuh hikayat

batas semampai ruang potensi panjang sanubari

pasrah asumsi nurani panutan terang panjang

 

Kilau semerbak potensi hijau gerutu janji meniku

belenggu ragam impian sejati menawarkan janji

umpama latah gemilang suara tendensi wajar

kelakar tangguh maksud belenggu nyata membara

warna intimidasi kelopak musim panutan urgensi

isyarat sangka tendensi melankolis langgam

 

Angkinang Selatan, 3 Juni 2026


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi AHU : Kemilau Seteru Kumandang Tangguh Jejak Nafiri

 Rabu, 3 Juni 2026 Gelimang pandangan urgensi langkah kian fanatik sanubari langkah puncak kumandang restu kinanti beban pelanjut himb...