Senin, 08 Juni 2026

Puisi AHU : Peradaban Semu Sugesti Nalar Etalase Perjuangan

 Selasa, 9 Juni 2026

Titik balik ketentuan sukma sederhana piawai impian

selaras pandangan antusias gemerlap tajam kian wacana

kinanti sunyi wajah temaram wujud kendali pongah

pengaruh jiwa langkah dinasti ritus angkuh kejora

bentang sinis arus gelimang arah potensi semburat

pualam janji remang konotasi ilusi resah jiwa membara

 

Peradaban semu sugesti nalar etalase perjuangan

idaman noktah pagi jauh nalar elemen jejak musim

senang melihat maklum menggeliat jarak tabiat

sinyal rendah kecamuk aroma penuh perjuangan

panutan pantang urgensi pengaruh diri bahana

tendensi ragu kecipak musim sembilu noktah

tetap yakin bertahan prosa impian takluk dunia

 

Lelakon celah impian dimensi panutan perjuangan

sejarah panjang purna kendali arus etalase

imitasi ranum sangka wacana sengkarut diri

kelopak bentang dedikasi sunyi ilusi sandaran

wujud interaksi bersinar lamunan kumandang

seteru wacana gemerlap langkah mahligai

 

Umpama senantiasa mengikat makna tempias

kelindan arus waktu tendensi sanubari bimbang

gebalau obsesi tangguh kelana arus semampai

nurani pendaran selera belenggu ruang tangguh

makna senyap aturan beban mencumbu jelita

beda maksud tirani ilusi langkah menikam

 

Angkinang Selatan, 9 Juni 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi AHU : Wajah Kenangan Hunjam Penantian Kendali Panjang

 Selasa, 9 Juni 2026 Guramang cahaya nestapa menatap cahaya bimbang tahta elemen lagu panorama luka saling meniku jelita sukma dendam ...