Minggu, 18 Januari 2026

Hujan Harapan di Desa Angkinang Selatan

 Senin, 19 Januari 2026

Dari Diary Akhmad Husaini, pada hari Senin (13/02/2023). Pada hari Senin (13/02/2023) pulang kerja sekitar pukul 18.35 WITA hujan lebat kembali turun mengguyur Desa Angkinang Selatan dan sekitarnya. Terasa pula hembusan angin. Suara atap rumah dari seng dijatuhi air hujan. Suara seng rumah yang tak sempurna diterpa angin. Suara berisik menutupi pendengaran yang lain. Saya lebih senang berada di dalam kamar rumah saja. 

Menantikan waktu shalat fardhu Maghrib tiba. Tak pergi keluar rumah, memastikan atau ingin mengetahui apa yang terjadi di luar. Nanti saja, lagi malas. Ingin selalu berada di dalam ruang segi empat ini saja. Berteman lipatan kertas. Juga buku dan pulpen, radio dari HP jadul. Bantal dan tapih untuk barabah. Impian dan khayalan yang terus membuncah. Keinginan yang terus mengelana. Ingin ini itu. Bayar hutang-hutang yang ada. Ingin segera tinggalkan rumah untuk pergi mengelana. (ahu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi AHU : Hegemoni Hening Keras Sengkarut Lampau

 Senin, 19 Januari 2026 Lampau kinanti umpama kenangan petuah renjana umpama ranum tiada alasan kuat penuh dengan cinta tuntas asumsi impian...