Ahad, 17 Mei 2026
Ada terpasang sebuah spanduk plang informasi keberadaan Makam Datu Amandit di kawasan Parumahan, Timbuk Ril Angkinang, berlokasi di sekitaran Desa Taniran Kubah, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Nama beliau Pangeran Abdullah (Pangeran Tengah Amandit), putera dari Sulthan Suriansyah, Sultan Banjar Pertama.
Juga ada makam isteri Pangeran Abdullah bernama Ratu Nurjannah binti Pangeran Abdurrahman. Pada plang itu tertera masa pemerintahan Pangeran Abdullah 1560 - 1581 M. Parumahan sudah tidak asing lagi bagi saya. Berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Desa Angkinang Selatan, tempat saya tinggal.
Parumahan terkenal sebagai kawasan yang angker dan menyeramkan. Karena memang lokasinya cukup jauh dari pemukiman, rimbun dengan tanaman liar dan pepohonan. Terletak di antara dua desa, yakni Desa Tawia dan Desa Taniran Kubah. Beberapa puluh tahun silam sebelum penemuan makam tersebut, saya kerap lewat jalan sana.
Saat mengambil titipan ikan yang dicari orangtua saya di Wawaran, setiap musim kemarau. Setelah penemuan makam saya tidak pernah lagi lewat sana. Mengetahui penemuan makam dari informasi yang berseliweran di dunia maya. Diantaranya akun Youtube Warung Jusni dan Gusti Muhammad Noviannor. (ahu)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar