Mama Sapnah mengalami kejadian ini. Saat
itu di Kayu Abang. Tengah hamil tua. Ayah Sapnah berpesan kepada isterinya. Mau
keluar rumah neneknya. Dekat saja. Karena ada kedatangan keluarga yang jauh.
Waktu itu ibunya sendirian di rumah. Mendengar suara seseorang bakisut.
Mendengar 2 kali. Lalu lari keluar rumah. Mendatangi suaminnya. Suaminya datang
dan bertanya kepada sang isteri. Apa yang barusan terjadi. (ahu)
MELANGKAH DI JALAN, MENULIS DI HATI (Catatan Perjalanan, Renungan, dan Kisah Sederhana dari Sudut-Sudut Kehidupan)
Tampilkan postingan dengan label pengalaman misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengalaman misteri. Tampilkan semua postingan
Kamis, 12 Maret 2020
Jembatan Angker
Jum'at, 13 Maret 2020
Kata penduduk sekitar jembatan, jembatan
itu sudah banyak memakan korban. Sesosok penampakan hantu wanita yang pada saat
itu dibunuh tepat di jembatan itu. Sudah lama kemudian wanita itu
bergentayangan.
Wanita itu dibunuh oleh pacarnya. Yang
pada saat itu bosan dengan karena selalu
menyalahkan pacarnya. Pada saat melewati jembatan marah sang pacar. Memuncak
dan disanalah kejadian sadis itu terjadi. Wanita itu dibunuh dengan cara
dilempar ke air. Kejadian bertepatan pada malam Jum’at Kliwon sekitar pukul
24.00. Tidak ada seorangpun yang berani melewati jembatan itu pada tengah
malam.
Seorang pemuda pernah lewat. Sebut saja
namanya Adul. Pukul 24.00 dia melewati jembatan tersebut. Tiba-tiba ia
mendengar suara tangisan. Adul pun memberanikan diri menengok ke bawah
jembatan, dimana asal suara berawal. Adul melihat sesosok wanita. (ahu)
Rabu, 11 Maret 2020
Mayat Itu Sempat Bergerak
Kamis, 12 Maret 2020
Kampung Liang Undayang geger. Seorang
perempuan berusia sekitar 95 tahun meninggal dunia di Rumah Sakit (RS). Setelah
dibawa pulang ke rumah masih bergerak, padahal saat di RS sudah dipastikan
meninggal dunia.
Lalu dipanggillah Tuan Guru agar
Almarhumah meninggal secara wajar. Tak lama perempuan itu sudah benar-benar
meninggal dunia. Hal ini tentu jadi perbincangan hangat warga setempat.
Perempuan itu masa lalunya punya ilmu pengasih.
Sehingga punya banyak laki-laki yang
menyukainya. Bahkan sudah punya beberapa suami. Waktu dimakamkan tidak ada
apa-apa. Semua aman-aman saja.
Saat diperiksa selain bergerak juga
tubuhnya masih hangat. Menanggapi kejadian ini beragam reaksi warga. Pada
malam-malam setelah dikuburkan para anak-anak laki-laki dan perempuan hanya
berdiam diri, tak berani keluar rumah.
Suasana kampung Liang Undayang tampak
sunyi senyap. Memang tak bisa dipungkiri hal menakutkan seperti itu bisa
dianggap begitu serius oleh warga. Suasana kampung berjalan normal kembali
seperti sediakala, setelah lewat beberapa minggu kemudian. (ahu)
Ada Penghuni Alam Sebelah di Rumah Itu
Kamis, 12 Maret 2020
Rumah itu cukup besar, bak istana. Namun
penghuninya cuma tiga orang saja. Terdiri dari ayah, ibu dan anak laki-laki.
Hidup sebagai pedagang pengumpul sayuran, uang berlimpah, roda dua dan roda
empat banyak. Sekarang tambah bangunan kios baru di depan rumah.
Rumah itu ternyata ada penunggunya,
penghuni tambahan dari alam sebelah. Sebagai upaya pemilik rumah menjaga
hartanya dari tindak kejahatan. Pada malam tertentu, warga sering kali
mendengar suara aneh dari rumah itu, saat penghuni berpergian keluar kota.
Seperti suara cekikikan tengah malam.
Namun setelah ditanyakan kepada pemilik rumah, mereka tidak ada di rumah.
Pernah juga warga yang sedang berada di sungai, melihat gerak-gerik
mencurigakan di dalam rumah itu.
Apakah ada pencuri ? Tetapi setelah
warga itu naik dari sungai, kepada pemilik rumah diberitahukan bahwa ada
seseorang di belakang rumah, tiba-tiba listrik padam. Warga itu pulang ke
rumah.
Ketika pagi warga itu menemui pemilik
rumah, di belakang rumah ada orang yang mencurigakan, kemungkinan bukan
pencuri, tapi itu penunggu rumahnya dari alam sebelah yang sedang menampakkan
diri. (ahu)
Ditemui Makhluk Aneh di Awang Dua
Kamis, 12 Maret 2020
Ahad pagi dengan pamannya, Dugal berdua
pergi ke Awang Dua, kawasan persawahan dan saluran air yang ada di kampungnya,
Liang Undayang. Berjarak sekitar satu kilometer dari rumah Dugal. Mereka
berjalan kaki dengan membawa unjun
dan keranjang tempat ikan.
Singkat cerita disana mencari tempat
yang pas memancing ikan papuyu dan
sejenisnya. Namun pada saat Dugal ingin turun ke sungai, karena terkait ranting
kayu yang tumbang, tiba-tiba di atas pohon jingah
yang tak jauh dari hadapannya, tampak sesosok makhluk aneh berdiri.
Karena takut Dugal naik ke atas sungai.
Lantas menemui pamannya yang berjarak sekitar 10 meter. Kepada pamannya
diceritakan pengalaman yang baru dialami itu. Tak lama kemudian mereka pindah
posisi untuk memancing ikan.
Di kampung Dugal ada sebutan dua Awang,
yakni Awang Satu dan Awang Dua. Awang Satu masih aman untuk didatangi orang.
Karena disana ada beberapa rumah warga. Sementara Awang Dua, karena cukup jauh,
juga masih banyak pepohonan, jarang orang
datang kesana.
Selain pohon besar dan agak rimbun
dengan tanaman liar. Mungkin karena baru pertama kali kesana, jadi Dugal
merasakan hal berbeda, di luar nalar akal manusia. Yang cukup dikhawatirkan
warga apabila Awang Dua menjadi sarang orang berbuat kejahatan. Mudahan saja
itu tak jadi kenyataan. (ahu)
Selasa, 10 Maret 2020
Sama-Sama Tertidur di Lantai Hotel
Rabu, 11 Maret 2020
Ini pengalaman Dugal saat mengikuti
pelatihan di sebuah hotel, di Banjarmasin beberapa tahun silam. Dalam kamar
hotel, Dugal berdua dengan utusan dari kabupaten lain di Kalsel. Singkat kata
pada malam itu entah kenapa aliran listrik padam.
Saat terbangun dinihari Dugal dan
temannya sama-sama terbaring di bawah dipan, alias di lantai kamar hotel. Aneh
bin ajaib memang. Mungkin saat tengah malam, listrik padam itulah mereka turun
dari kasur ke lantai.
Tentu saja kejadian itu menyisakan tanya,
sekaligus tawa. Kenapa bisa sampai terjadi seperti itu. Dugal merasa ada yang
menyuruhnya untuk turun dari kasur, saat gelap lantas Dugal menuruti saja apa
yang dikatakan sosok itu.
Sementara sang teman juga mengalami hal
yang sama, sosok itu menyuruh pindah ke lantai. Entah makhluk apa yang
melakukan itu. Yang pasti hal itulah membuat Dugal dan temannya tak habis
pikir, bisa mengalami kejadian aneh itu. Pengalaman yang tak akan terlupakan
seumur hidup bagi mereka. (ahu)
Langganan:
Postingan (Atom)
Siswa MTsN 3 HSS dengan Novel Candy Love Karya Eva Liana
Jumat, 23 Oktober 2026 Seorang siswa MTsN 3 Hulu Sungai Selatan dengan novel Candy Love karya Eva Liana, pada hari Jumat (23/10/2026) pagi....
-
Sabtu, 30 Maret 2013 Selain ketupat dan dodol, apabila menyebut nama daerah pahuluan, khususnya Kandangan, sejurus tentu terbayang kes...
-
Jumat, 9 Oktober 2026 Pohon durian milik warga yang ada di sekitaran RT 1 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sunga...