Senin, 11 Mei 2026
Setiap kulewat di samping makammu
Terbayang betapa jauh kembaraanmu
Betapa banyak langkahmu yang naik ke langit
Bersinar menjadi cermin
Memitoskan bayangan kian purba
Dan menciptakan kasidah musim yang berirama perjuangan
Kini yang tinggal hanya jejak masa lalu
Membiak di ranting waktu
Tumbuh di dada pemburu
Yang mengagungkan keperawanan hutan itu
Di gerimis musim mimpi ini
Jejakmu harum menyimpan wangi kembang
Membangkitkan kenangan persabungan
Antara alur dan gelombang kehidupan
Telah kutulis namamu di dada musim yang kian menderu
Dengan seribu kata yang indah
Kuterbangkan bersama layangan imaji dua
Ke sebuah langit lain
Ke suatu musim yang sangat setia
Menyimpan rahasia mimpi kita
Banjarbaru, 1985

Tidak ada komentar:
Posting Komentar