Sabtu, 16 Mei 2026

77 Tahun Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan Tahun 2026

 Ahad, 17 Mei 2026


Ada satu peristiwa penting bersejarah di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), berkaitan dengan tanggal hari ini, 17 Mei 2026. Hari ini tepat 77 tahun usia Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan. Pada tanggal 17 Mei 1949 dilaksanakan proklamasi yang menegaskan bahwa Kalimantan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Republik Indonesia. 

Proklamasi tersebut dikumandangkan di Kampung Niih, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, oleh Brigjend H Hassan Basry. Sebuah peristiwa sejarah yang patut dikenang dan diwariskan kepada generasi muda Banua. Peristiwa 17 Mei bukan sekadar catatan sejarah biasa, melainkan simbol perjuangan rakyat Kalimantan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia di tengah situasi yang penuh tekanan pasca-proklamasi 1945. 

Pada masa itu, Belanda masih berupaya kembali menguasai wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan. Di tengah keterbatasan persenjataan dan medan perjuangan yang berat, semangat perlawanan rakyat Banua tidak pernah padam. Dari hutan-hutan pegunungan Meratus hingga kampung-kampung pelosok, semangat mempertahankan merah putih terus berkobar. Tokoh sentral dalam perjuangan tersebut adalah Brigjend H Hassan Basry bersama para pejuang ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan. 

Dengan keberanian dan keyakinan yang kuat, mereka menolak segala bentuk upaya pemisahan Kalimantan dari Republik Indonesia. Proklamasi 17 Mei 1949 menjadi penegasan kepada dunia bahwa rakyat Kalimantan berdiri bersama Republik Indonesia dan tidak tunduk pada kekuasaan kolonial. Kampung Niih di Loksado menjadi saksi bisu dari semangat patriotisme itu. 

Di wilayah yang dikelilingi alam pegunungan dan sungai-sungai jernih tersebut, lahir sebuah tekad besar untuk mempertahankan kedaulatan bangsa. Kini, nama Niih bukan hanya dikenal sebagai bagian dari kawasan wisata alam Loksado, tetapi juga sebagai lokasi bersejarah yang memiliki arti penting bagi perjalanan bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Kalimantan Selatan. Momentum peringatan 77 tahun Proklamasi 17 Mei ini seharusnya menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak hadir begitu saja. 

Ada pengorbanan para pejuang, air mata rakyat, serta keberanian mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan tanah air. Generasi sekarang mungkin tidak lagi menghadapi perang fisik, tetapi semangat perjuangan itu tetap relevan untuk menjaga persatuan, menghargai sejarah, dan membangun Banua dengan semangat gotong royong. Sebagai warga Banua, sudah selayaknya kita mengenang jasa para pejuang yang telah menjaga marwah Kalimantan sebagai bagian dari Republik Indonesia. 

Sejarah lokal seperti Proklamasi 17 Mei perlu terus dikenalkan, terutama kepada generasi muda, agar mereka memahami bahwa daerah ini memiliki kontribusi besar dalam perjalanan bangsa. Jangan sampai sejarah penting hanya menjadi nama jalan atau sekadar upacara tahunan tanpa makna yang benar-benar dipahami. Peringatan ini juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas Banua. Kalimantan Selatan memiliki banyak kisah perjuangan, nilai budaya, dan keteladanan para tokoh yang dapat menjadi inspirasi. 

Dari perjuangan fisik mempertahankan kemerdekaan hingga perjuangan membangun daerah pada masa kini, semuanya merupakan bagian dari warisan yang harus dijaga bersama. Selamat memperingati 77 Tahun Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan. Semoga semangat perjuangan para pendahulu tetap hidup dalam hati masyarakat Banua, dan sejarah perjuangan di Kampung Niih, Loksado, terus dikenang sepanjang masa. (ahu)

Saat Hujan Deras di Angkinang Selatan Sabtu Sore

 Sabtu, 16 Mei 2026





Suasana dan kondisi saat hujan deras turun di depan rumah saya, berlokasi di sekitaran RT 1 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, pada hari Sabtu (16/05/2026) sore. (ahu)

Video : Suasana di Depan Rumah di Desa Angkinang Selatan Malam Ahad

 Sabtu, 16 Mei 2026

Suasana di depan rumah saya, berlokasi di sekitaran RT 1 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, pada hari Sabtu (16/05/2026) malam Ahad. (ahu)

Suatu Pagi Ada Aksi dan Gaya Siswa Kelas VII MTsN 3 HSS

 Sabtu, 16 Mei 2026















Aksi dan gaya siswa Kelas VII Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), sebelum mengikuti praktek Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), di area halaman depan madrasah, berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Kamis (30/04/2026) pagi. (ahu)

Teras Depan Rumah Sahabat di Labung Anak HST Suatu Malam

 Sabtu, 16 Mei 2026





Teras depan rumah sahabat saya pasangan suami isteri bernama Hariadi dan Halimah, yang ada di sekitaran Desa Labung Anak, Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, pada hari Rabu (06/05/2026) malam Kamis. Berjarak sekitar 35 kilometer dari Desa Angkinang Selatan, tempat saya tinggal. (ahu)

Latihan Paduan Suara di MTsN 3 HSS Persiapan Perpisahan Kelas IX

 Sabtu, 16 Mei 2026









Suasana saat latihan paduan suara di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Kamis (07/05/2026) pagi. Dalam rangka persiapan menghadapi acara Perpisahan Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026, yang menurut rencana akan dihelat pada tanggal 20 Mei 2026 nanti. (ahu)

Puisi AHU : Tandus Kenangan Langgam Antusias Wacana Pamrih

 Sabtu, 16 Mei 2026

Dimensi ranum potensi riuh rendah ketentuan panutan diri
gelombang cerita anulir pualam langgam ironi kenduri
potensi anulir gempita stigma prasangka penuh gulana
jangkau temaram etalase kondisi penasti keraguan luruh
tendensi ilusi konotasi semerbak perjuangan lirih gigih
panorama irama langkah realita gemilang senang menagih

Tandus kenangan langgam antusias wacana pamrih
siang dendam irama potensi ketenteraman sinis melankolis
pualam stigma panutan sungguh fanatik impian koridor
tangguh kasmaran ranum ilusi sugesti perjuangan sembilu
langgam cahaya remang aroma kekuatan sembilu waktu
dimensi risau kenangan jangkau takluk arus senarai puncak
optimis senandung pantas arus semerbak langkah mahligai

Hakikat rindu guramang panutan impian penuh gemulai tahta
lantang purnama semburat arus antusias remang tendensi
dimensi rinai apoligi pendam argumentasi kian pongah tentu
sengkarut arus kultus imajinasi ilusi prahara sempurna tentu
tegas ketentuan remang dedikasi pualam karisma senja
langgam irama panutan dimensi kesungguhan purnama

Tegas ketentuan panorama pandangan resiko penuh bakti
janji menikam ketentuan maksud fanatik cerita tangguh
jangkau senandung potensi kekuatan lagu dendam ilusi
remang fantasi suara etalase gemerlap kelindan konotasi
irama gebalau kegelisahan lantang ikatan panorama
halusinasi penuh senandung mencumbu irama takluk

Angkinang Selatan, 16 Mei 2026

Genangan Air Hujan di Halaman Rumah di Desa Angkinang Selatan Sabtu Sore

 Sabtu, 16 Mei 2026





Hujan deras kembali menyisakan genangan air di halaman rumah saya di sekitaran RT 1 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, Sabtu (16/05/2026) sore. Dari balik sandaran kursi plastik usang yang mulai basah oleh tempias, suasana kampung tampak lengang dan sendu, sementara air perlahan menggenangi tanah.

Yang berada di antara rumah-rumah panggung tua yang berdiri setia menghadapi musim demi musim. Bagi sebagian orang, hujan mungkin hanya tentang cuaca yang datang dan pergi. Namun di sudut kampung ini, hujan membawa cerita tentang kehidupan yang berjalan apa adanya—anak-anak yang menunggu reda untuk kembali bermain.

Juga warga yang menahan langkah di teras rumah, hingga aroma tanah basah yang selalu menghadirkan kenangan masa kecil. Genangan di halaman bukan sekadar air yang tertampung, tetapi juga potret sederhana tentang keseharian masyarakat bantaran kampung di Kalimantan Selatan. Meski langit mendung dan jalanan tergenang, suasana sore tetap menyimpan ketenangan tersendiri. 

Rumah-rumah kayu yang berdiri di atas tiang seolah menjadi saksi bisu bagaimana warga tetap bertahan dan bersahabat dengan alam yang tak selalu mudah ditebak. Di balik hujan yang turun perlahan, terselip harapan agar esok pagi matahari kembali datang membawa hangat bagi kampung kecil di Angkinang Selatan. (ahu)

Video : Hujan Deras di Depan Rumah di Desa Angkinang Selatan Sabtu Sore

 Sabtu, 16 Mei 2026

Beginilah suasana saat hujan deras turun mengguyur di depan rumah saya, yang ada di sekitaran RT 1 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, pada hari Sabtu (16/05/2026) sore. (ahu)

Puisi AHU : Pualam Aturan Pamrih Tandus Selera Sempurna

 Sabtu, 16 Mei 2026

Antusias pendam seteru langgam irama seteru makna
panutan diri senarai anulir ritus mutlak kendali suara
mencumbu upaya tertanam ranum gelayut senandung
dimensi rasa nyanyian pamrih gelora sandaran nyata
piawai restu anggapan penuh sengketa himpitan nalar
penjuru waktu senarai gemerlap pongah jiwa kumandang

Pualam aturan pamrih tandus selera sempurna
puncak temaram situasi gempita takluk semangat lerai
panorama tendensi risau ilusi penderitaan konotasi
antusias kemarau langgam lindap kemesraan seteru
gugah diri anulir prasangka komitmen tumpuan makna
himpitan stigma dentang upaya dinamika restu anulir senja
intim aturan perih aroma stigma luruh kembara nalar

Jangkau intonasi perjuangan ketentuan labirin sukma tirani
seloka tangguh leluasa panorama jalan antusias gemerlap
sanubari langgam irama penuh dengan kecenderungan selera
gempita rekah pagi sejauh kemungkinan ornamen nyata
tebaran antusias gemerlap panutan diri kuntum irama
kerlap-kerlip bayangan dilematis langkah ilusi sembilu

Tendensi kekuatan penuh pandangan ilusi poranda diri
temaram langgam kemampuan seloka penuh kenduri
irama tangguh kekuatan penuh dengan poranda restu
impian suasana kelopak nyanyian musim kembara
tandus imajinasi pualam ruang kosong nestapa fanatik
serumpun rindu semampai lagu jelita kekuatan nyata

Angkinang Selatan, 16 Mei 2026

Petugas PDAM IKK Angkinang Perbaiki Leding di MTsN 3 HSS

 Sabtu, 16 Mei 2026




Seorang petugas PDAM IKK Angkinang, Mus Mulyadi memperbaiki jaringan leding yang ada di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Kamis (07/05/2026) pagi. (ahu)

77 Tahun Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan Tahun 2026

 Ahad, 17 Mei 2026 Ada satu peristiwa penting bersejarah di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), berkaitan ...