Minggu, 10 Mei 2026

Puisi Hardiansyah Asmail : Memandang Wajah Ibu

 Senin, 11 Mei 2026

Memandang wajah ibu

Adalah menyelami telaga kasih yang teramat dalam

Tempat berpijah mutiara-mutiara kehidupan

Lalu bersemi menjadi bunga-bunga kepribadian

Tempat mengaca diri sembari bertanya

Tentang peradaban di musim mimpi

 

Memandang wajah ibu

Adalah merenung jejak keseharian

Yang sering lalai dan alpa diri

Di sanalah kita tautkan perahu kerinduan

Tempat melimpahkan beban keseharian

Mengadukan nestapa diri

Di lautan kasihnya yang tak kering disemai waktu

 

Memandang wajah ibu

Adalah merenangi sungai masa lalu

Di situlah tergambar garis-garis kearifan

Ketika kita tak sanggup berenang di arus waktu

Lalu ibu mengajarkan semua itu

Belajar mengaji pada rumpun padi

Belajar bernyanyi dengan bahasa bunga

Belajar tertawa tanpa membusungkan dada

 

Memandang wajah ibu

Adalah belajar mengeja asma Tuhan

Suatu hari nanti akan kubasuh kaki ibu

Dengan air kembang budi dan bakti

Sebab di sanalah tersembunyi pintu-pintu surga

Dan aku pun ingin memasukinya

 

Kandangan – Banjarbaru, Juli 2000


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sopia Khilyatul Aulia Bacakan Dua Puisi Hardiansyah Asmail Senin Siang

 Senin, 11 Mei 2026 Sopia Khilyatul Aulia, murid Kelas VI MIN 9 Hulu Sungai Selatan, pendaftar PMBM MTsN 3 HSS Tahun Pelajaran 2026/2027 den...