Sabtu, 06 Juni 2015

Mengambil Padi di Putat

Sabtu, 6 Juni 2015


Sabtu (06/06/2015) sekitar pukul 11.00 WITA saya pulang ke rumah. Sebelumnya singgah di Putat. Mengambil padi untuk paung yang ada di tengah sawah. Dengan masih berpakaian kerja saya turun ke sawah.

Rela bermiang ria. Lalu padi yang masih ada tangkainya dan sudah dimasukkan ke dalam kadut tersebut saya junjung beberapa meter menuju sepeda motor yang saya parkir di tepi jalan rel. Terus dengan sepeda motor padi itu saya bawa pulang ke rumah. Jaraknya sekitar 1 kilometer. Melewati jalan rel.

Sesampainya di rumah padi itu saya letakkan di palatar. Setelah itu saya menuju motor. Jalan-jalan ke arah hulu. Lewat Pakuan, Kamat, Mandampa, Sungai Hanyar, dan balik lagi ke rumah. Di rumah saya mandi karena miang bekas membawa padi tadi. Lalu beristirahat sambil nonton televisi. Pukul 15.30 WITA saya kembali ke tempat kerja. (akhmad husaini)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi AHU : Tuntas Kenari Tajam Senarai Ilusi Perjuangan

 Senin, 25 Mei 2026 Menggantung senyap poranda nyanyian tendensi semerbak nurani panjang ketentuan cahaya ritual gempita risau watak penasti...