Senin, 30 November 2015

Panguntauan MTsN Angkinang

Selasa, 1 Desember 2015




Peserta Pawai Budaya HSS Tahun 2015 Asal Kecamatan Loksado

Selasa, 1 Desember 2015





Penari MTsN Angkinang

Selasa, 1 Desember 2015









Syifa Annisa (Kelas IX MTsN Angkinang)

Selasa, 1 Desember 2015




Pegawai Rumah Tahanan Kandangan

Selasa, 1 Desember 2015




Berpose di Halaman Kodim 1003 Kandangan

Selasa, 1 Desember 2015





Ke Barabai di Malam Tanpa Bintang

Selasa, 1 Desember 2015


Senin (30/11/2015) setelah shalat Maghrib saya ke Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Berjarak sekitar 40 kilometer dari Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), tempat saya tinggal. Saya naik sepeda motor kesayangan Supra Fit kesana. Tujuan utama mau shalat Isya ke Masjid Agung Riadhusshalihin Barabai. Saat saya berangkat kondisi langit sedang gelap tanpa bintang dan berkilat. Mungkin nanti bakal turun hujan.

Sementara di beberapa daerah di Kabupaten HST sedang kena giliran listrik padam. Di Angkinang sebelumnya pada siang menjelang senja juga padam. Tapi saat Maghrib sudah menyala. Saya sendirian ke Barabai dengan kebahagiaan luar biasa. Tiba di Masjid Agung Riadhusshalihin saya memarkir motor di tempat yang sudah disediakan. Lalu mengambil air wudhu. Masuk ke dalam masjid untuk menunaikan shalat Tahyatul Masjid. Setelah itu i’tikaf menunggu shalat Isya tiba.

Tak berapa lama adzan shalat Isya berkumandang. Saya menunaikan shalat Isya. Setelah dari masjid kebanggaan warga HST tersebut saya ke Pasar Barabai. Ke Toko Obat Ikhtiar beli Asonfen, Ifasma dan rarapan janggut. Setelah itu ke Taman Barabai, beli nasi goreng dan jus melon yang dibungkus untuk dibawa pulang. Setelah itu saya pulang. Di Bukat tampak banyak orang. Ternyata ada kecelakaan lalulintas, sebuah mobil terbalik. Arus lalulintas macet. Saya terus. Sempat gerimis mengguyur selama di perjalanan. Tiba di Angkinang sekitar pukul 21.30 WITA. (akhmad husaini)

Polsek Angkinang Berikan Bantuan Alat Tulis

Selasa, 1 Desember 2015




Sebanyak 10 siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mendapatkan bantuan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Angkinang berupa paket alat tulis. Bantuan diserahkan langsung Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Angkinang, Iptu Agus W disaksikan Kepala MTsN Angkinang, Gazali, S.Ag, M.Pd.I, Dewan Guru, Karyawan Madrasah, dan seluruh siswa, Senin (30/11/2015).

Kapolsek Angkinang Agus W berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. “Kami hanya bisa memberikan untuk 10 siswa yang kurang mampu. Jangan dilihat dari nilainya, tapi apa yang kami berikan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap pelajar di Kecamatan Angkinang,” ujar Kapolsek Agus W.

Kamad Gazali cukup gembira adanya kepedulian Kapolsek Angkinang bersama jajarannya yang hadir ke madrasahnya untuk memberikan bantuan berupa alat tulis. “Semoga siswa kami yang mendapatkan bantuan tersebut dapat menggunakannya untuk kelancaran mengikuti proses pendidikan,” ujar Kamad Gazali.

Khieldi Hidayat Noor, siswa Kelas VII B yang menerima bantuan berterima kasih kepada pihak Polsek Angkinang yang memberikan bantuan kepada mereka. “Insya Allah kami gunakan sebaik mungkin. Semoga upaya yang dilakukan oleh pihak Polsek Angkinang ini mendapat ganjaran dari Allah SWT,” ujar Khieldi Hidayat Noor. (akhmad husaini)

Mencumbu Waktu Seteru Rindu

Selasa, 1 Desember 2015


Raut purnama yang kian kusam

ada banyak mimpi berpendar disini

lagu sendu yang kian jemu

ingin ini itu saling menyatu

pagi yang indah membawa ceria

ingin rasanya seperti dulu lagi

mengumandang sunyi jadi tujuan

Batu Laki jadi harapan

mencumbu waktu seteru rindu

Angkinang makin babungas

perambatan waktu seadanya rasa jemu

bayang kehampaan kekuatan perasaan

dari gemulai lagu cinta yang pasrah

tunggu aku disini dengan harapan pasti

mereka yang ingin selalu memaknai diri

rindu naik gunung lagi

rindu ke air terjun

rindu menjelajahi alam pegunungan Meratus

seumpama semua bisa terulang kembali

liuk asmara memburu cumbuan diri

kekuatan sunyi saling mengkebiri

dendam semua menerabas ambisi

bersama mereka ingin memberi bukti

banyak teman banyak rejeki

selalu tersimpan banyak kenangan manis

dari batas kesendirian yang ada

sisa-sisa yang hadir semalam

jangan manyupanakan sakulahan

gemilang bintang saling menantang

risau diri pelangi merias mimpi

tuntaskan segala harapan pasti

derai kelembutan suara saling membakti

kita akan terus memberi arti

sebanyak kemungkinan yang hadir

warna ketentuan yang terus kokoh

bisa meraih mimpi-mimpi terdahulu

ingin selalu memberi makna yang berarti

sesuai dengan kemampuan yang dimiliki bersama

bertujuan merelakan jejak-jejak yang terpendam

berdarah hanya kemungkinan saling lahir

menyatu padu ritmis gerimis

menenggelamkan banyak nyanyian rindu

sesuai dengan kemampuan hanya berdiri

berani berubah dengan kendala yang nyata




Kandangan, 30-11-2015

MTsN Angkinang Padukan Empat Kesenian

Selasa, 1 Desember 2015




Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) ke 65, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) HSS menggelar Pawai Budaya se Kabupaten HSS Tahun 2015, Senin (30/11/2015) pukul 15.30 WITA.

Menampilkan parade seni dan budaya daerah perwakilan sekolah dan grup kesenian yang ada di Kabupaten HSS. Mengambil start dan finish di depan Pendopo Kabupaten HSS Jalan A Yani Kandangan.

Jauharatunnisa, S.Pd, pendamping peserta yang juga Pembina Seni Budaya Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Angkinang, menyampaikan madrasahnya merupakan salah satu peserta dalam Pawai Budaya HSS ini. “Dengan mengirim sebanyak 20 siawa. Membawakan empat paduan kesenian yang berkembang di Kabupaten HSS selama ini. Ada Tari Kuda Gepang, Musik Panting, Kuntau, dan Rebana. Mereka tampil pada urutan kelima,” ungkap Jauharatunnisa.

Guru BK ini mengatakan, MTsN Angkinang tampil dengan cukup bagus. “Mereka tampil dihadapan Bupati HSS, Ketua DPRD HSS, Wabup HSS, Kepala Kantor Kemenag HSS,  unsur Muspida HSS, dan undangan lainnya. Juga masyarakat HSS yang menyaksikan gelaran tersebut di sepanjang Jalan A Yani Kandangan,” ujar Jauharatunnisa.

Menurut Jauharatunnisa, penampilan anak didiknya dalam ajang ini cukup menarik perhatian warga HSS yang turut menyaksikan. “Alhamdulillah kami bisa tampil sesuai dengan yang diharapkan. Walau diakui ada kekurangan disana-sini. Tapi semuanya bisa tertutupi dengan kemampuan siswa yang lain. Ini untuk pertama kali ikut kegiatan yang kali kedua digelar Disbudpar HSS dalam rangka memeriahkan Hari Jadi HSS ke 65,” tutur Jauharatunnisa.

Norpujati Syawaluna Syifa, siswi Kelas VII D MTsN Angkinang yang menjadi anggota Pawai Budaya, diakuinya ini merupakan penampilan pertama dirinya ikut kegiatan tingkat Kabupaten HSS. “Saya membawakan Tari Kuda Gepang. Lewat latihan yang saya ikuti beberapa kali kami bisa memahami kemampuan untuk tampil di depan umum melalui penampilan seni budaya HSS,” ujar Norpujati Syawaluna Syifa.

Kepala MTsN Angkinang, Gazali, S.Ag, M.Pd.I cukup merespon baik atas penampilan madrasahnya pada Pawai Budaya HSS Tahun 2015. “Kami ingin mengupayakan kesenian dan budaya HSS kian berkembang maju. Siswa MTsN Angkinang turut intens dengan seni budaya yang diikuti setiap ekstra kurikuler di madrasah. Dengan hal ini siswa diharapkan muncul kepedulian untuk terus melestarikan seni budaya yang ada,” ujar Kamad Gazali. (akhmad husaini)

Video : Aksi dan Gaya Siswa Kelas VII MTsN 3 HSS Rabu Pagi

 Rabu, 16 September 2026 Aksi dan gaya siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa...