Minggu, 13 September 2026

Yasmin Meydila Rihlatassyitha : Dari Wawaran Menapaki Mimpi Lewat Matematika

 Senin, 14 September 2026






Dari sebuah dusun bernama Wawaran, di Desa Taniran Kubah, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, sebuah mimpi sedang tumbuh. 

Mimpi itu bernama Yasmin Meydila Rihlatassyitha, seorang pelajar yang kini duduk di Kelas VIII D Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan. 

Yasmin lahir di Danau Panggang pada 10 Mei 2013. Ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, buah hati pasangan Ahmad Sairi dan Norlatifah. 

Di tengah kesibukannya sebagai pelajar, Yasmin dikenal memiliki kegemaran membaca. Dari kebiasaan membaca itulah barangkali rasa ingin tahunya terus tumbuh—membuka jendela pengetahuan sekaligus menumbuhkan keberanian untuk bercita-cita tinggi. 

Dan cita-cita itu telah ia tentukan. Yasmin ingin menjadi dosen. Bagi Yasmin, belajar bukan sekadar kewajiban sebagai seorang siswa. Ia menunjukkan bahwa ketekunan dan kesungguhan dapat membawa seseorang melangkah lebih jauh. Ketika duduk di Kelas VII Semester II, ia berhasil meraih peringkat pertama dari 27 siswa. 

Sebuah pencapaian yang menunjukkan konsistensinya dalam belajar. Prestasinya tidak hanya berhenti di ruang kelas. Pada tahun 2026, Yasmin berhasil menjadi Juara I Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Hulu Sungai Selatan bidang Matematika. 

Prestasi tersebut menjadi catatan membanggakan bagi dirinya, keluarga, dan tentu saja MTsN 3 HSS. Matematika mungkin bagi sebagian siswa merupakan pelajaran yang penuh angka dan rumus. 

Namun bagi Yasmin, angka-angka itu justru menjadi ruang untuk mengasah logika, ketelitian, dan keberanian memecahkan persoalan. Di balik setiap soal yang dikerjakan, ada proses berpikir yang panjang; di balik sebuah kemenangan, ada latihan dan kesungguhan yang tidak selalu terlihat. 

Menariknya, dunia Yasmin tidak hanya berkutat pada angka. Jauh sebelum menorehkan prestasi di bidang matematika, saat duduk di Kelas V Sekolah Dasar, Yasmin pernah meraih Juara Lomba Baca Puisi. 

Pengalaman itu menunjukkan bahwa dirinya memiliki sisi lain: bukan hanya teliti dan logis dalam menghadapi angka, tetapi juga mampu menikmati dan mengekspresikan keindahan kata-kata. 

Kini, langkah Yasmin kembali berlanjut. Setelah berhasil menjadi yang terbaik di tingkat Kabupaten HSS, ia akan kembali berjuang dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. 

Tentu, perjalanan menuju tingkat provinsi bukanlah perkara mudah. Akan ada soal-soal yang lebih menantang, persaingan yang lebih ketat, serta pengalaman baru yang akan menguji kemampuan dan mentalnya. 

Namun setiap kompetisi sejatinya bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Ada proses belajar, keberanian. (ahu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yasmin Meydila Rihlatassyitha : Dari Wawaran Menapaki Mimpi Lewat Matematika

 Senin, 14 September 2026 Dari sebuah dusun bernama Wawaran, di Desa Taniran Kubah, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)...