Jumat, 27 Februari 2015

Biodata Abidah El Khalieqy

Jum'at, 27 Februari 2015


            ABIDAH EL KHALIEQY, lahir di Jombang, Jawa Timur. Karya-karya kesusastraannya diikutkan dalam berbagai buku antologi bersama seperti : ASEANO : An Antology of Poems Shoutheast Asia (1996), Cyber Album Indonesia – Australia (1998), Force Majeure (2007), Rainbow : Indonesian Womens Poet (2008), Word Without Borders (2009), E-Books Library for Diffabel (2007) dan lebih dari 25 buku sastra lainnya.
            Alumni IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini pernah membacakan karya-karya puisinya di Taman Ismail Marzuki Jakarta (1994, 2000), menjadi peserta APWLD (Asia Pacific Forum on Women, Law and Development, 1987), serta aktif dalam KDPI (Kelompok Diskusi Perempuan Internasional, 1987-1989). Mewakili Indonesia dalam ASEAN Writers Conference / Work Shop Poetry di Manila, Philipina (1995). Menjadi pendamping dalam bengkel kerja penulisan kreatif MASTERA (Majlis sastra Asia Tenggara, 1997). Membacakan puisi-puisinya di Sekretariat ASEAN (1998), Konferensi Perempuan Islam se Asia Pasifik dan Timur Tengah (1999), International Literary Biennale (2007), Jakarta International Literary Festival (2008), Aceh International Literary Festival (2009) dan Konferensi Pengarang Muslimah di Kuala Lumpur, Malaysia (2010). Bedah Film dan Novel Perempuan Berkalung Sorban di Hongkong (2009) dan Singapura (2010). Mengikuti program SBSB (Siswa Bertanya Sastrawan Bicara) di berbagai kota besar di Indonesia (2001-2008).
            Mendapat Penghargaan Seni dari Pemerintah DIY (1998). Menjadi pemenang dalam Lomba Penulisan Novel Dewan Kesenian Jakarta (2003). Dinobatkan sebagai tokoh 10 Anak Zaman Menerobos Batas oleh Majalah As Syir’ah (2004). Memperoleh Anugerah IKAPI dan Balai Bahasa Award (2008) dan Adab Award dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (2009). Dinobatkan sebagai Sepuluh Muslimah Kreatif oleh Majalah Noor (2010). Memperoleh Anugerah Sastra dari Kemendikbud RI (2011). Karya-karyanya, terutama cerpen dan novel, telah dikaji dan dijadikan bahan penelitian dan penulisan skripsi, tesis, disertasi diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, dan luar negeri, yang jumlahnya lebih dari 90 buah.
            Bukunya yang sudah terbit : Ibuku Laut Berkobar (1997), Menari di Atas Gunting (2001), Perempuan Berkalung Sorban (2001), Atas Singgasana (2002), Genijora (2004), Mahabbah Rindu (2007), Nirzona (2008), Mikraj Odyssey (2009), Kisah Tuhu dari Melayu (2009), Menebus Impian (2010), Mataraisa (2012), Santri Mengintip Takdir (2013), Mimpi Anak Pulau (2014), Akulah Istri Teroris (2014) dan Bait-Bait Multazam (dami, 2014).

Acara Selamatan di MTsN Angkinang

Jum'at, 27 Februari 2015









Taman Yang Indah

Jum'at, 27 Februari 2015


Eka Parida (Kelas VIII E MTsN Angkinang)



Taman Yang Indah



Begitu indah bunga yag mekar

harum tercium aroma kedamaian

menambah nuansa keindahan taman

laksana surga dunia



Kupu-kupu pun enggan beranjak

terus ingin selamanya berada dalam taman

terus menghampiri bunga dari warna ke warna

aku pun tak rela taman ini hilang begitu saja



Akan terus kujaga dan kurawat

taman yang indah ini

aku ingin seperti taman

yang selalu indah dan membawa kedamaian




Anjiran, Februari 2015

Bunda

Jum'at, 27 Februari 2015


Puisi Rifky Aulia Sari (Kelas VIII E MTsN Angkinang)



Bunda



Kepergianmu begitu cepat kurasa

seolah seperti angin yang lalu

Bunda aku tak tahu

jika sampai aku dewasa

akankah aku menjadi orang yang berguna

seperti kala Bunda tiada



Bunda

kepergianmu begitu sakit bagiku

takkan kutemui sosok dirimu

digubuk sederhana ini lagi

namun ketika aku beranjak remaja

aku bersekolah yang lebih tinggi



Bertemu guru-guru yang sangat menyayangiku

apakah mereka Bunda ?

orang yang akan mendidikku

seperti Bunda mendidikku

dan akan menyayangiku

seperti Bunda menyanyangiku




Bakarung, Februari 2015

Aku Masih Menunggu

Jum'at, 27 Februari 2015


Dan haripun terus berlalu
dengan sepenuh hati menanti petang
dari beragam gejolak asmara
kita tak akan pernah tahu
selayaknya semua tahu akan terus berarti
sekian lama harus berkutat dengan ambigu tinggi
tak ada arah yang bisa melanda
kekuatan sepenuh cinta
langgam harapan kekuatan materi
bersua dalam ikatan tali toleransi
berharap semuanya bisa nyata
aku masih terus menunggu
lagu-lagu suara nyata
tak bisa mencuat ke puncak
gerimis tak menyurutkan langkah pasti
dalam irama sepenuh arti
senantiasa hadir dibawah kecamuk mimpi


Kandangan, 25-02-2015

Kamar 07 Lantai II Ruang Penyakit Dalam RSBHHB Kandangan

 Senin, 14 September 2026 Kamar 07 Lantai II Ruang Penyakit Dalam Rumah Sakit (RS) Brigjend H Hassan Basery (BHHB) Kandangan, berlokasi di s...