Jumat, 05 September 2014

Menguji Kesetiaan yang Ringkih

Jum'at, 5 September 2014



Hari-hari yang harus dijalani
segala masalah adalah irama hidup
memberi warna kehidupan
jalani saja semampumu
tutup telinga kanan kiri
karena semua sudah takdir adanya
searah setujuan
tinggal menunggu kenyataan
tak pernah akan tahu
mudah saja berhasil menjalaninya
tertawalah dengan kekuatan nyata
tak pernah tahu jalan sebenarnya
berjalan menitip lara hati
jadi sahabat anak-anak
mereka tahu dan orang tak punya
bisa saja mata membawa masalah
tapi dengan lapar berusaha menjalani dengan baik
ingin rasanya bisa beraksi
dengan keadaan sebenarnya
layangkan kartu undangan
menebar segala harap dan mimpi
saatnya kini bergotong royong
untuk raih harapan
dengan kekuatan cinta diinti diri
semua datang semua gembira
walau dengan seutas harapan
berjalan di sekitar rasa dan cinta
tak ingin merasa gembira
hidup dari ketidakmampuan
syukuri apa yang ada
indah kata dari nyata
berjalan disepanjang lara hati
peristiwa masa lalu yang membayang
mereka bagian hidup kita
semua berjalan dengan sebaik mungkin
tenteramkan segala rindu
sejujurnya aku ingin seperti mereka
berbagai tuntutan diajukan
semua keluar tinggalkan rasa haru
berbohong dengan anak isteri
karena sudah terbiasa
tangis keharuan menumpuk padu
dalam rekahan kekuatan pengatur diri



Kandangan, 28-08-2014

Kamis, 04 September 2014

HSS Tuan Rumah Konferensi PGRI Kalsel

Jum'at, 5 September 2014




            Konferensi Persatuan Guru Republik Indoneisa (PGRI) Kalimantan Selatan Tahun 2014 berlangsung di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), 5 s.d 7 September 2014. Berbagai persiapan dilakukan demi suksesnya penyelenggaraan even tersebut. Diantaranya pemasangan spanduk, baliho, bendera, dan umbul-umbul.

            Spanduk dan baliho berkenaan dengan kegiatan itu dipasang di beberapa tempat strategis. Agar bisa diketahui masyarakat umum maupun  peserta yang datang dari 13 Kabupaten / Kota se Kalsel.

            Bendera PGRI pun di pasang di sudut kota Kandangan. Kemeriahan semakin tampak dengan banyaknya baliho ucapan atas penyelenggaraan konferensi tersebut dari Bupati HSS, H Achmad Fikry.

            Menurut rencana pembukaan acara berlangsung di Pendopo HSS, Jalan A. Yani, Jum’at (5/9/2014) malam. Dihadiri pejabat Pemprov Kalsel. Juga nantinya akan hadir Bupati HSS, H Achmad Fikry, beserta unsur Muspida HSS. Tak terkecuali peserta konferensi yang merupakan utusan dari berbagai daerah di Kalsel. (akhmad husaini)

Bersama-sama Setiap Hari Menyiram Tanaman

Jum'at, 5 September 2014




           
 Untuk menjaga Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) agar terlihat hijau dan asri banyak ditanam aneka tanaman.  Ada tanaman seperti pohon peneduh, buah-buahan, sayuran, dan apotek hijau.
            Untuk pemeliharaannya, dibantu siswa, para guru setiap hari bergantian menyiram tanaman tesebut. Seperti terlihat pada Jum’at (5/9/2014) pagi.
            Dibantu beberapa siswa, para guru tampak asyik menyiram tanaman. “Ini kami lakukan sebagai rasa tanggung jawab sekaligus rasa memiliki terhadap MTsN Angkinang,” ucap Akhmad Yamani, S.Ag, salah seorang guru yang kena tugas menyiram tanaman.
            Dengan disiram secara rutin, dikatakan Yamani, tanaman dapat tumbuh subur dengan baik. “ Selain untuk memberikan suasana madrasah yang hijau. Juga turut mengembangkan berbagai tanaman yang bernilai jual. Seperti tomat, cabe, nenas, terong, dsb, ” ujar Yamani.
            Shovia Yuliana, siswi Kelas IX D, terlihat bersemangat saat membantu para guru menyiram tanaman di madrasahnya itu. “ Saya siap disuruh apa saja oleh para guru. Seperti mengambil air dan membersihkan rumput liar di sekitar tanaman,” ujar Shovia Yuliana.
            Menurut Yuli, begitu siswi ini biasa disapa, banyaknya tanaman yang ada di madrasahnya, sehingga memerlukan perawatan yang cukup agar tumbuh dengan baik. “Apalagi saat musim kemarau seperti ini. Perlu banyak perawatan. Untuk itu kami beserta para guru setiap hari merawat dan menyiramnya bersama-sama,” ujar Yuli. (akhmad husaini)

UKS MTsN Angkinang Makin Dibenahi

Jum'at, 5 September 2014




           
 Keberadaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di  Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) cukup vital untuk menunjang kegiatan pendidikan. Pasca Penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) beberapa waktu lalu UKS MTsN Angkinang makin dibenahi.
Menurut Pembina UKS MTsN Angkinang, Norhasanah, S.Pd.I, pembenahan tersebut dilakukan sebagai upaya memajukan dan mengembangkan kearah yang lebih bagus. “ Dengan UKS kita mengembangkan kebiasaan dan perilaku hidup sehat kepada siswa MTsN Angkinang yang dilakukan secara menyeluruh dan terpadu. Untuk optimalisasi program UKS perlu ditingkatkan peran serta siswa sebagai subjek dan bukan hanya objek,” tutur Norhasanah, Jum’at (5/9/2014).
Disampaikan guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) ini, dengan UKS diharapkan mampu menanamkan sikap dan perilaku hidup sehat pada diri siswa sendiri dan mampu menolong orang lain. “ Selain itu dengan adanya UKS meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar siswa dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. Juga menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia yang berkualitas,” ujar Norhasanah.
Syifa Annisa, siswi Kelas VIII B, mendukung upaya membenahi UKS di madrasahnya. “ Dengan adanya pembenahan ini bisa menambah semangat siswa dalam upaya mensosialisasikan keberadaan UKS sebagai bagian dari MTsN Angkinang,” ujar Syifa, begitu sapaan akrabnya.
Syifa mengharapkan keberadaan UKS bisa meningkatkan peran rekan-rekan siswa dalam upaya peningkatan usaha kesehatan. “Juga meningkatkan keterampilan hidup sehat agar mampu melindungi diri dari pengaruh buruk lingkungan,” ujarnya. (akhmad husaini)


Mengembangkan Kemampuan Diri Lewat Ekskul

Jum'at, 5 September 2014




         
   Tak bisa dipungkiri Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Angkinang merupakan salah satu madrasah favorit di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Dengan jumlah siswa lebih 300 orang madrasah ini memiliki banyak kegiatan ekstra kurikuler (ekskul). “Tiada hari tanpa ekskul. Dalam seminggu ada sejumlah ekskul yang digelar setiap sore hari, “ ucap Saleh Suaidi, S.Ag, Wakamad Kesiswaan MTsN Angkinang, Jum’at (5/9/2014).
            Menurut Saleh Suaidi, ekskul di MTsN Angkinang cukup beragam. “Seperti olahraga, seni, dan pengembangan diri. Ada Futsal, Voli, Burdah, Habsyi, Rebana, Tari, Drumband, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), dan Pramuka,” ujar Saleh Suaidi.
            Dengan adanya ekskul ini, dikatakan Saleh Suaidi, siswa MTsN Angkinang bebas mengikutinya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. “Selain fokus pada rutinitas belajar siswa juga diberikan pilihan untuk mengikuti ekskul,” ujar Saleh Suaidi.
            Ainun Ni’mah, siswi Kelas VII A, mengaku tiap sore ikut ekskul. “Usai mengikuti pelajaran pada pagi hari, sore hari saya ikut ekskul,” ujar Ainun, sapaan akrabnya.
            Diakui Ainun, ia termasuk suka berkegiatan. “Ekskul yang saya ikuti Drumband, Tari,  Paskibra, dan Pramuka. Dengan banyak kegiatan ini bisa menumbuhkan kreativitas sekaligus mengembangkan kemampuan diri,” pungkasnya. (akhmad husaini)

Video : Aksi dan Gaya Siswa Kelas VII MTsN 3 HSS Rabu Pagi

 Rabu, 16 September 2026 Aksi dan gaya siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa...