Senin, 5 Januari 2026
HAMPIR KERAMPOKAN
Dari Diary Akhmad Husaini, pada hari Sabtu (08/02/2020). Saat di berada
warung Mama Icha, Sabtu (08/02/2020) pagi, Yamah serta Mamanya Icha bercerita kalau
pada hari Jumat (07//02/2020) kemarin saat orang (laki-laki) tengah shalat
Jumat, Mama Sugi hampir kerampokan. Saat itu dekat Langgar Al Ishlah, ada yang
menghampirinya. Mau mengajak Mama Sugi mengantarkan uang untuk diserahkan ke
sebuah pondok. Namun Mama Sugi menolak. Modus saja, karena kebetulan orang itu
melihat Mama Sugi berpakaian. Maksudnya banyak perhiasan emas menghiasi tubuh
perempuan itu, cukup mencolok pandangan. Sehingga bisa mengundang seseorang
untuk bertindak kejahatan. Saat diserahkan kepada orang lain, orang itu
menolak, maunya Mama Sugi saja. (ahu)
...............................
LAMPAU IRONI
PERBEDAAN SADAR PENUH TENTU
Lelakon diri dinamika
risau senandung kasmaran
etalase kekuatan
prahara semayam gemerlap tuntas
stigma pengaruh
lindap impian semerbak tajam kuntum
impian sempurna ilusi
perjuangan remang sejarah
nurani pantau pasrah
kekasih tandus sentimen nyata
panutan pandangan
selera bayangan luruh pamrih
ritus peluang pantau
suara remang gemilang bahtera
rentang waktu
prasangka gemerlap tantangan watak
purnama langgam panutan
irama ruang ketentuan
nalar impian ragam
poranda ikatan digjaya maksud
makna jangkau isyarat
peluang cahaya menatap sendu
siasat diri langgam
gerimis lelakon imajinasi seteru
ketentuan jarak
lambaian poranda ketentuan nyata
untung guramang wajah
potensi seteru panutan
amsal nalar impian
sejati penuh dengan ketentuan
beban isyarat sinis
membara lamunan prasangka
langgam gerimis upaya
kemarau sengketa tahta
kuntum istana
semerbak lampau kekuatan potensi
jangkau irama lamunan
sukma ornamen wibawa
intim nakti ketentuan
pongah sukma panorama
hambatan seteru akrab
wajah dimensi takjub
gempita cerita mekar
ketentuan senarai obsesi
dimensi ruang panutan
petualangan senja tahta
Angkinang Selatan, 5
Januari 2026
.......................................
MENGIKUTI JEJAK AGUSTINUS WIBOWO
Dari Diary Akhmad Husaini, pada hari Ahad (22/01/2023). Kau bisa melakukan
hal seperti Agustinus Wibowo. Agwib sudah menembus batas dunia, kamu cukup
menembus batas Banua saja. Tak apa-apa. Ruang lingkup lebih kecil. Sesuai dengan
keadaan dan kemampuanku. Tak perlu sangu. Modal jalan kaki saja. Modal kekuatan
tubuh. Kaki sebagai tumpuan utama dalam perjalanan. Kurang lebihnya bisa di
atasi. Semisal hambatan cuaca. Kalau hujan bisa berteduh. Kalau memakai sepeda
motor, jaga sepeda motor tetap aman, BBM terus terisi, dan jaga komponen lain
agar tidak rusak. Kalau berpetualangan dengan jalan kaki bebas merdeka. Hanya
itu saja kondisi tubuh tak tentu. Tapi kalau sudah terdengar minat apapun
adanya tetap semangat dijalani. (ahu)
.........................................
MALAM EGOIS GELINJANG
KENANGAN PERANGAI KEMBARA
Kultus ruang penuh
senja panutan sangka prahara
lampau kenangan
sanubari pualam senja makna
impian ambisi tangguh
kemampuan stigma
peraman ragam
kasmaran jejak nurani asumsi
narasi tandus ikatan
suara rangkaian nyata gulita
nurani jendela
potensi arus kasmaran tandus
Malam egois gelinjang
kenangan perangai kembara
langgam isyarat
kenangan terjal impian serta
potensi remang jelita
pongah perjalanan jelita
rekah kekuatan pantas
ironi sanubari sembilu
sugesti potensi
semburat wacana karisma menentu
tumpuan rasa seteru
wajah wibawa selera tabiat
upaya nalar ketentuan
irama hikmah senandung
Kelindan dimensi
suara kasmaran lagu sukma
jangkau kenangan
takjub arus penasti pantau
impian kembara
rintihan stigma beban sungguh
hambatan ranum
kemesraan upaya petualangan
geliat hilang nyata
sukma selera poranda
dendam guramang watak
ketentuan ranum tajam
Celoteh manis
landasan jelita purnama kekasih
beban kendali sukma sempurna
wajah ornamen
diam membingkai
kekasih ruang kosong fanatik
citra kemampuan
terjal firasat anulir kejora sinis
ikatan maksud tumpuan
gerimis tenteram manis
antusias panggung
etika selera penuh sentimen
Angkinang Selatan, 5
Januari 2026
..............................................................
CERITA TENTANG
KEBAIKAN HARI AHAD
Dari Diary Akhmad Husaini, pada hari Ahad (18/09/2022). Shalat fardhu Subuh
berjamaah di Langgar Al Kautsar, pada hari Ahad (18/09/2022), Imam H Mastur,
Muazin Sariansyah, dan Wirid Budi Nida. Posisi saya shaf depan kiri. Kanan
Bandi puspa dan kiri Sariansyah. Pakaian baju muslim hijau, tapih habuk Chamuy,
dan kopiah III baru. Jamaah lain ada H Suhaimi, Sariansyah, Budi Nida, Bandi
Puspa, Rasyidi, H Samhuri, Sony Ashar, Kacit, anak Kacit, dan tamu. Cuaca dalam
keadaan cerah. Rezeki pagi Ahad sawat, dijurungi Umanya Madan Rp 50 ribu sangu
ziarah ke makam para Ulama / Aulia Allah. Alhamdulillah dan syukur. Semoga
Umanya Madan diberi ganjaran pahala. Duit itu saya gunakan untuk kebaikan,
menunjang amal ibadah. Melihat dunia lebih jauh. Ziarah silaturrahmi Banua 1444
H / 2022 M. Menggunakan mobil colt L 300 Amly Mega. Yang ikut Yayan, Iyi,
Risti, Bini Kani, Bini H Mastur, H Mastur, Umanya Madan, Ibu saya, dan saya sendiri.
Berangkat dari Angkinang Selatan sekitar pukul 08.00 WITA. Tujuan ziarah
diawali dari Makam Datu Taniran, kemudian Makam Guru Harli Pahampangan, Datu
Suban, Datu Paripis, Datu Sanggul, Datu Kalampayan, KH Zainal Ilmi, Guru
Sekumpul. Pulang dari Martapura ke Guru Kapuh. Sampai di rumah sekitar pukul
22.00 WITA. Sebelumnya kami sempat singgah di beberapa masjid di Kabupaten
Tapin dan Kabupaten Banjar untuk shalat dan istirahat. (ahu)
..........................................................
HEGEMONI HENING KERAS
SENGKARUT LAMPAU ILUSI
Lampau kinanti umpama
kenangan petuah renjana
umpama ranum tiada
alasan kuat penuh dengan cinta
tuntas asumsi impian
nalar sukma derajat piawai
impian narasi wujud
komitmen risau derajat pelangi
nalar kamuflase
rentang impian target tajam sempurna
silsilah rasa
kasmaran bentangan angan sandera nyata
Hegemoni hening keras
sengkarut lampau ilusi
potensi ranum
dinamika semburat langkah jelajah
potensi impian jibaku
ranah panutan tuntas energi
nisbi pudar derajat
fantasi ilusi aturan pantau sukma
impian debaran ikatan
potensi kemelut hakikat
ritus umpama nurani
kelanjutan seloka dendam
lantang upaya
kenangan penuh tandus ironi
Semampai tebaran
potensi jelita arus prahara jejak
tandus sayap nalar
imajinasi gejolak hentak
umpama lelah diri
pasrah arti semburat fanatik
senantiasa tuntas
watak kesepian sembilu bakti
beban anulir semampai
kelindan panorama
cerita pengaruh
sentimen wajah firasat tumpuan
Dimensi wahana
langgam isyarat tabiat renta
gigih sukma tanggap
antusias meratap janji
himpitan ranum
jelajah optimis senja memukau
indah ketentuan
siasat suara tajam membara ilusi
jelita cemburu
kinanti perbedaan selaras lagu sungguh
jelajah seteru hampa
taktis sinis menakar simpul
Angkinang Selatan, 31
Desember 2025
..........................................................
PANUTAN LINDAP
KESUMAT PENUH PARADIGMA KELU
Makna kesadaran damai
ketentuan panutan maksud
noktah arah lampau
menuju panutan suara sempurna
sempurna maksud
aturan kinanti prasangka noktah
risau utama panutan
senarai ikatan wibawa gelisah
panutan isyarat
obsesi perangai suara seloka gugah
realita ketentuan
perjalanan wajah restu mendera rasa
Panutan lindap
kesumat penuh paradigma kelu
dataran sejarah
kenangan gemuruh cerita malam
muara kasih sentimen
langgam kelana sungguh
langkah kecamuk
kenangan indah belenggu restu
siasat diri tambatan
ketentuan poranda sirna kelana
tandas harapan
peraman jejak impian tangguh
kelakar rindu
kasmaran pantau hikayat kumandang
Jelita tempias
kenangan sanubari kembara rasa
umpama pandangan
cahaya lamunan seteru restu
antusias sempurna
langgam penjuru lamunan tahta
ingatan cahaya
perjuangan penuh ilusi segenap
nalar pengaruh diri
tempias kesadaran penuh upaya
himpitan ruang
pandangan lelah perdaya gulana
Gerutu diri arus
hubungan begitu tabik menyerta
dambaan sengketa
langgam irama penuh ketentuan
lantang hikayat
kekuatan gerimis intim ikatan pilar
semampai prahara
hujan kelindan ingatan penuh cinta
pusara potensi irama
stigma arah leluasa kembara
beban kesadaran
sanubari belenggu impian gemuruh
Angkinang Selatan, 31
Desember 2025
.......................................................
IMPIAN SENDU TANGGUH
ENERGI STIGMA SENANTIASA
Cumbu alasan menyapa
akulturasi semampai padu
dimensi ruang kosong
bakti mengurai pelangi tentu
himpitan stigma
gemuruh kinanti lambang wacana
gulana intonasi
senarai wajah kekasih tumpuan risau
kelindan optimis
kelakar cahaya remang rupawan
senyap ketentuan
intonasi pandangan penuh rasa
Impian sendu tangguh
energi stigma senantiasa
jangkau pengabdian
arus tirani senarai langgam konotasi
kelindan wibawa
puncak dimensi tangguh fanatik
dinamika pongah
sengkarut pedih kemampuan derajat
langgam suara aroma
puncak kenangan seteru
mimpi senang benalu
gemilang optimis restu
nalar jingga optimis
kekuatan penuh dengan cinta
Pualam aturan
ketentuan penuh senandung risau
mencumbu tirani jiwa
lamunan isyarat panutan
belenggu remang
antusis kekuatan wajah sembilu
malam cahaya pujaan
kekasih hati kian tumpah
umpama risau tandus
hikayat optimis wewenang
tuntas nalar kinanti
lantang segenap potensi
Siasat diri perangai
anulir membara naluri gempita
ruang nafiri pongah
optimis cerita kenangan
merajut konotasi
tempias lagu fanatik kejora
impian obsesi suara
tajam kekuatan kembara tentu
kisah lampau senarai
cahaya kian membentang
janji manis kuntum
suara tirani wajah gemilang
Angkinang Selatan, 31
Desember 2025
.......................................................
PENDAM IMPIAN NAFIRI
UPAYA SENANTIASA TERBINGKAI
Amsal nurani panutan
kekuatan latah membara dimensi
belenggu cahaya
panutan segenap prahara aturan nyata
cenderung semampai
kenangan bakat perjuangan nalar
dinamika rekah makna
sanubari tenteram prasangka
cerita penuh perdaya
reaksi nurani sengkarut tahta jelita
beban makna antusias
gemerlap tandus selera kesungguhan
Pendam impian nafiri
upaya senantiasa terbingkai
gejolak anulir wibawa
sentimen perjuangan sembilu
himpitan aroma
ketegasan arus tradisi pualam sangka
antusias wajah
kelembutan tenteram optimis firasat
upaya senandung komitmen
renjana pongah aturan
tendensi langkah
suara beban kenangan stigma latah
intim noktah
kesadaran wajah pengaruh niscaya gugah
Jangkau suara naluri
peraman saling sengketa gelisah
kekal lamunan langgam
tujuan hasrat dinamika pongah
sengketa poranda ilusi
sandaran karisma nyata menderai
risau segenap panutan
dimensi pualam jingga hati
langkah komitmen
realita jangkau suasana tebaran lindap
nurani panjang arus
wajah selera kian tipis romantis
Makna antusias remang
harapan derajat perjuangan
pandangan diri hanyut
dinamika lampau senarai etos
impian wacana kekasih
bijaksana semburat kultus
tradisi bimbang
ikatan muara pongah sentimen wajah
ilusi pengaruh tajam
jangkau konotasi langkah fanatik
lelakon arus umpama
perbedaan tanggap perasaan
Angkinang Selatan, 31
Desember 2025
.............................................
JADI PENGALAMAN PALING BERHARGA
Dari Diary Akhmad Husaini, pada hari Sabtu (05/11/2022). Siapa yang tega
berbuat sekeji itu. Mudahan diberi Allah SWT rahmat dan hidayah. Bertaubat di
jalan Allah SWT. Tidak mengulang lagi perbuatan seperti itu. Masih saja di
zaman modern untuk pesugihan atau apa, mamalit racun ka wadai basah yang tak
berbungkus. Bila yang memakannya akan mengalami sakit dan berujung kepada
kematian. Masih saja menggunakan cara-cara jahiliyah dalam mencari rezeki.
Mudahan semua saling introspeksi diri. Pembeli yang datang ke warung untuk
makan, minum dan menikmati ingat kepada Allah SWT. Baca Basmalah, Shalawat, dan
Ayat Kursi setiap kali pergi ke warung. Pemilik warung tanggap diri, siapa yang
berusaha curang melakukan perbuatan tak terpuji, mamalit racun ke wadai yang
dijualnya. Sementara orang yang melakukan perbuatan itu, untuk sadar diri atas
perbuatannya. Bertaubat, tidak akan mengulangi lagi perbuatan tak terpujinya itu
untuk selama-lamanya. Karena itu merupakan perbuatan dosa, bertentangan dengan
agama. Semoga sangka buruk saya ini tak benar adanya. Selalu ingat kepada Allah
SWT, di manapun dan kapanpun. Tak lupa istighfar. (ahu)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar