Rabu, 7 Januari 2026
KONTRIBUTOR TELUSURI
ID
Dari Diary Akhmad Husaini, pada hari Ahad (25/12/2022). Saya penyuka
artikel yang tayang di Telusuri.id. Saya cukup akrab dengan penulisnya, walau
cuma lewat tulisannya saja. Berikut nama mereka diantaranya, Dewi Rachmanita
Syiam, Annisa Rahma, Donny S, Djoko Subinarto, Fatimah Majid, Azlina Fitri, M
Irsyad Saputra, Riri Safitri, Diah Dariyanti, Mauren Fitri, Galuh Fahmi,
Syukron, Dinda Prasetyo, Vidiadari, Ibnu R, Perempuan Banyu, Lutfia Indah M,
Anggi Kurnia, Ahmad Idris, Etzar D, Raja Syeh Anugrah, Atika Amalia, Eka
Herlina, Nawa Jamil, Luqmanul Hakim, Oswald Kosfraed, Nurillah Achmad, Resti
Seli, Badiatul Muchlisin Asti, Masclink, Abdul Karim, Deffy Ruspiyandy, Cindar
Bumi Putri W, Yeni Maslina Manggi, Rosha Tinika Sari, Yusran Ishak, Dian
Ariffah, dll. Ada penulis favorit saya diantara nama-nama tersebut di atas
yakni Djoko Subinarto asal Jawa Barat. Lalu yang membanggakan ada tulisan yang
tayang seputar Kalimantan Selatan. Mereka yang berkontribusi adalah M Irsyad
Saputra dan Vidiadari. (ahu)
..................................................................
TENTANG PAGATAN YANG
KUKENANG
Dari Diary Akhmad Husaini, pada hari Selasa (14/02/2023). Pagatan,
Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, entah berapa kali saya sudah ke
sana. Yang pasti satu kali, saat pelaksanaan Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS)
Tahun 2019. Selama tiga hari dua malam saya berada di sana. Sungguh ini sebuah
perjalanan yang tak akan terlupakan. Sayang saya tak sempat ziarah ke Makam
Ulama / Aulia Allah keturunan Datu Kalampayan, yang ada di sana. Padahal
tempatnya cukup dekat dengan tempat kami menginap selama di Pagatan. Tak ada
waktu, tak ada teman yang bisa diajak ke sana. Pada tahun 2016 kalau tidak
salah pernah ke sana. Tapi sayang waktu ziarahnya pada malam hari, hanya
sebentar, untuk kemudian balik bermalam di Pantai Angsana. Jadi tak begitu puas.
Kedua ke Pagatan sepulang dari mengikuti ASKS Tahun 2018 di Kotabaru. Rombongan
kami singgah di sebuah warung makan tak jauh dari Lapangan 7 Februari Pagatan.
Saat itu terjadi musibah kebakaran menimpa rumah makan yang kami singgahi, tak
sempat makan, karena memang pesanan belum selesai dibuatkan. Keburu api
membesar. Setahu saya Pagatan identik dengan warga pendatang dari luar pulau.
Ada pesta laut Mappanretasi yang rutin digelar tiap tahun di sana. (ahu)
..................................
HUJAN HARAPAN DI
ANGKINANG SELATAN
Dari Diary Akhmad Husaini, pada hari Senin (13/02/2023). Pada hari Senin
(13/02/2023) pulang kerja sekitar pukul 18.35 WITA hujan lebat kembali turun
mengguyur Angkinang Selatan dan sekitarnya. Terasa pula hembusan angin. Suara
atap rumah dari seng dijatuhi air hujan. Suara seng rumah yang tak sempurna
diterpa angin. Suara berisik menutupi pendengaran yang lain. Saya lebih senang berada
di dalam kamar rumah saja. Menantikan waktu shalat fardhu Maghrib tiba. Tak
pergi keluar rumah, memastikan atau ingin mengetahui apa yang terjadi di luar.
Nanti saja, lagi malas. Ingin selalu berada di dalam ruang segi empat ini saja.
Berteman lipatan kertas. Juga buku dan pulpen, radio dari HP jadul. Bantal dan
tapih untuk barabah. Impian dan khayalan yang terus membuncah. Keinginan yang
terus mengelana. Ingin ini itu. Bayar hutang-hutang yang ada. Ingin segara
tinggalkan rumah untuk mengelana. (ahu)
......................................
RENJANA DENTANG
KARISMA GEMILANG MENEBARKAN AKUT
Seteru lamunan
langgam angan mengiring lindap kasmaran
ruang hampa kenangan
ilusi tabiat kehendak tuntas selera
tuntas kemampuan
jelita penuh dengan tuntas ragam obsesi
angan isyarat tajam
ilusi pualam sandaran dimensi rasa
aturan watak selera
imajinasi ketentuan tangguh rinai senja
umpama tegas obsesi
situasi guramang nalar sengkarut
Renjana dentang
karisma gemilang menebarkan akut
andai semua bisa
saling mengenal maksud tajam belenggu
beban nalar sengketa
optimis tendensi panutan lambai selera
cenderung hadir
wibawa kekasih redup kembara pantau
dimensi ranum tuntas
aturan pilihan diri impian tandus
kenangan gemulai
santun wibawa cahaya panorama tulus
himpitan sentimen
panutan beban lelakon perjuangan kultus
Intim semampai
gelisah panorama ketentuan pongah
janji manis tempias
anggapan penuh sangka jelita
ketentuan irama ranum
kekasih penuh dengan cinta
situasi remang upaya
cahaya ranum kuntum isyarat
ritus angan jejak
tempias jelata penuh gempita remang
pualam nafiri dentang
riuh asumsi konotasi lantang
Nurani rindu aspirasi
tangguh pualam tandus irama
impian aroma senja
ilusi perjuangan kekasih senandung
semampai suara
tangguh ilusi ketentuan wajah gulana
poranda jemba nurani
sanubari kekuatan penuh cinta
simpul perjuangan
lagu kekasih sembilu tajam kembara
lampau ikatan panutan
temaram gelisah kuntum seteru
Angkinang Selatan, 6 Januari 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar