Sabtu, 09 September 2017

Sejumput Asa Menambat Hakikat Cinta

Sabtu, 9 September 2017


Aku datang dengan senyum manis mengembang
lerai hari merasa tak nyaman diri
kumandang seteru di arus yang semampai
untuk kemaslahatan kita bersama
menunggu daging qurban pemberian orang
kisah asmara sepasang kekasih
dengan kesepakatan yang sudah tentu

Diberi nikmat sehat yang perlu disyukuri
jangan buat orang lain kecewa
rangkaian kesunyian memendar wacana
debat kusir yang mesti dihindarkan
kreatif itu membahagiakan diri dan orang lain

Sejumput asa menambat hakikat cinta
datang dengan setangguh penasti meniti
ini rangkai puitis menikam empati
ingin semua senang dan gembira adanya
menjelma sukma akal pikiran menyentak
kalau sudah nyata apa yang kau rasa
semenjak suara menalar rindu suasana

Bayang rekah ditaburan sukma
kau yang terlihat semakin cantik saja
apalagi ditunjang agar akhlak yang luar biasa
agar kita selalu bersama
merajut tali persahabatan yang kian intens
membahana ceria suasana yang membatin

Kandangan, 2 September 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengulang Masa Kecil Sangat Bahagia

 Senin, 26 Januari 2026 Meminjam sepeda milik bocah Pakumpayan, saat berada di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, K...