Sabtu, 09 September 2017

Memendar Lelap Waktu Menuntut Seteru

Minggu, 10 September 2017


Sapaan tentu dalam eksistensi berkarya
tak perlu perlengkapan berlebih adanya
yang penting ada upaya kearah itu nantinya
menggiatkan mutu pendidikan di Banua
lagu cerah di sepanjang jalan berwibawa

Dalam redup purnama menyingsing malam
adu kreatif membekal niscaya
kalau bertemu kita saling bertegur sapa
semoga mereka selamat sampai ke tujuan
suara lembut membingkai lamunan

Ketika rasa kangen muncul tinggi konyol
saatnya kembali aktif memposting tulisan
ini bukanlah akhir dari segalanya
mencintai dengan beribu makna
menoreh segala harap nyata di depan mata

Memendar lelap waktu menuntut seteru
bermodal kekuatan untuk terus bersatu
dalam kebersamaan yang cukup intens
terus berusaha dan berdoa untuk capaian yang pasti
langgam halimun mengawang di mega
kau cukup berbeda dengan yang lain

Tak mengerti tak apa yang penting tentu
melihat dengan mata kepala sendiri
terus menulis berkarya sepanjang hari
melawan segala ras malam didekap diri
untuk raih hasil maksimal dan nyata

Kandangan, 10 September 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengulang Masa Kecil Sangat Bahagia

 Senin, 26 Januari 2026 Meminjam sepeda milik bocah Pakumpayan, saat berada di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, K...