Senin, 12 Mei 2014
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)
berupaya untuk mensejahterakan para lanjut usia (lansia), baik yang produktif
maupun yang tidak produktif agar kehidupan mereka lebih baik lagi.
“Program bantuan kepada
warga yang kurang beruntung, khususnya bagi lansia terus digulirkan dan
ditingkatkan,” kata Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi, Dinas Sosial
Tenaga Kerja dan Transmigrasi HSS, Thantawi Jauhari, Jumat (9/5).
Menurutnya, dari data
tahun 2013 ada sebanyak 125 lansia yang tersebar di Kabupaten HSS dan pada 2014
meningkat sebanyak 200 orang.
Setiap lansia yang telah
terdata tersebut telah diberikan jaminan hidup dari dana Anggaran Pendapatan
dan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Bantuan dana dari APBD
diberikanRp.225.000 per bulan per orang selama satu tahun lamanya. Ditambah
dengan bantuan dari APBN sebesar Rp.270.000 per bulan per orang selama setahun.
Sementara bagi lansia
yang masih produktif, Pemkab memberikan bantuan usaha modal atau pelatihan,
seperti membuka usaha warung, kerajinan membuat lukah dan lainnya.
Selain itu, program
lansia ada juga program bantuan kepada penyandang disabilitas atau orang cacat
dan anak yatim piatu. “Mereka didata dan dikumpulkan dan selanjutnya diberikan
pelatihan dan bimbingan untuk membuka usaha, sehingga bisa hidup layak,”
ungkapnya.
Ia berharap, dengan
program bantuan sosial tersebut, masyarakat yang kurang beruntung bisa
menjalani kehidupan yang lebih baik lagi ke depannya. “Bagi warga yang kurang
beruntung belum terdata dan belum mendapatkan bantuan agar melapor ke Dinas
Sosial,” imbaunya.***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar