Senin, 12 Mei 2014

Keinginan Nagara Didukung Politisi

Senin, 12 Mei 2014

Keinginan Nagara yang mewacanakan memisahkan diri dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), mendapat dukungan sejumlah politisi DPRD HSS, terutama mereka yang berasal dari Nagara.
            Salah satunya, wakil Ketua DPRD HSS H. Muchran Bahran. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan, wacana memisahkan diri tersebut sudah lama digagas beberapa tokoh masyarakat Nagara. Namun hingga kini masih belum bisa direalisasikan.
            “Karena itu, sebagai orang Nagara, saya sangat mendukung pemisahan Nagara dari Kabupaten HSS,” tegas H Muchran Bahran, Jumat (9/5).
            Menurut H Muchran, alasan Nagara ingin memisahkan diri dari Kabupaten HSS agar porsi pembangunan lebih merata dan adil. Selama ini, ia menilai, pembangunan yang dilaksanakan di Nagara masih belum sesuai harapan masyarakat dan anggota dewan asal pemilihan Dapil Nagara.
            Dari hasil pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) DPRD HSS dengan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) beberapa waktu lalu, H Muchran menunjuk mereka telah memberikan lampu hijau, apabila Nagara ingin memisahkan diri dari Kabupaten HSS.
            “Sekarang tinggal menanti dukungan besar tokoh-tokoh warga Nagara untuk segera bergerak mengusulkan memisahkan diri dari Kabupaten HSS kepada pemerintah pusat,” ungkap dia.
            Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), lanjut H Muchran, seorang pegawai dari Kemendagri mengatakan, tidak menjadi persyaratan utama untuk memekarkan wilayah. “Yang penting syarat wilayah dan penduduk telah mencukupi, dan tokoh-tokoh daerah yang hendak memisahkan diri bergerak mengajukan usulan,” katanya.
            Ia juga mengatakan, jika Nagara memisahkan diri dari Kabupaten HSS, masyarakat Hulu Sungai Utara (HSU) yang tinggal di dekat perbatasan HSS-HSU, yaitu Desa Batalas dan Buas-Buas telah menyatakan bersedia bergabung dengan Nagara. “Dukungan masyarakat dua desa itu disampaikan Guru Danau (KH Asmuni) saat Pemilihan Umum Kepala Daerah HSS 2013 lalu,” ungkap H Muchran.
            Alasan Guru Danau, H Muchran mengutip, ingin bergabung dengan wilayah Nagara karena selama ini pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan Pemkab HSS, di desa mereka sangat tertinggal. “Infrastruktur jalan yang mereka lalui lebih mudah ke Nagara ketimbang ke pusat kota HSU, Amuntai,” bebernya.
            Setali tiga uang diungkapkan anggota Komisi II DPRD HSS Yuniati. Ia juga sangat mendukung apabila Nagara memisahkan diri dari Kabupaten HSS. “Jadi, biarkan Nagara memisahkan diri dari HSS, dan biarkan mereka belajar hidup mandiri dan mengelola pemerintahannya nanti,” ujar Yuniati.
            Dikatakan Yayu-begitu ia biasa disapa- orang-orang Nagara banyak yang pintar-pintar. “Jadi, mereka pasti bisa hidup lebih mandiri, jika memisahkan diri dari Kabupaten HSS,”ujarnya.***

Sumber : Sofan (Media Kalimantan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Alumni MTsN 3 HSS : Fitri Norbaity Aziza

 Senin, 2 Februari 2026 Data Alumni MTsN 3 Hulu Sungai Selatan Lulusan : Tahun Pelajaran 2014/2015 Nama Lengkap : Fitri Norbaity Aziza Alama...