Kamis, 31 Maret 2016

Puskesmas Angkinang Berikan Penyuluhan PHBS

Jum'at, 1 April 2016




Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melakukan penyuluhan kesehatan Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS), di ruang Laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Angkinang, Kamis (31/03/2016) pagi.

Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) MTsN Angkinang, Norhasanah, S.Pd.I menyampaikan kegiatan penyuluhan tersebut diikuti sekitar 50 siswa Kelas VII dan Kelas VIII, yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) dan Kader Kesehatan Madrasah (KKM). “Dengan pemateri yang hadir dua orang, yakni Nurul Wahdah dan Norhidayati dari Bagian Kesehatan Lingkungan Puskesmas Angkinang,” ujar Norhasanah.

Salah seorang penyuluh, Nurul Wahdah yang merupakan Bidan Puskesmas Angkinang memberitahukan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin pihaknya, dimana setiap madrasah / sekolah di Kecamatan Angkinang mereka datangi secara bergantian. “Sebagai upaya pengenalan masalah yang berhubungan dengan PHBS kepada siswa,” ujar Nurul Wahdah.

Rekannya, Norhidayati menambahkan, pentingnya penanaman PHBS di madrasah / sekolah agar proses pendidikan berjalan lancar, kalau sakit-sakitan akibat berperilaku tak sehat akan mengganggu siswa dalam mengikuti pelajaran. “Jadi penerapan PHBS bagi siswa sudah teramat penting untuk dijalankan,” ujar Norhidayati. 

Salah seorang siswa Kelas VII E MTsN Angkinang yang mengikuti kegiatan tersebut, Siti Aulia Ulfah mengakui banyak manfaat dari mengikuti penyuluhan PHBS di madrasahnya. “Mudahan pengetahuan PHBS yang saya dapatkan, bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Siti Aulia Ulfah. (akhmad husaini)

Rabu, 30 Maret 2016

Lebih Dekat dengan Barniah Hayati (Kelas VII B MTsN Angkinang)

Kamis, 31 Maret 2016





Nama lengkapnya Barniah Hayati, sekarang duduk dibangku Kelas VII B Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Biasa disapa Yati atau Idang. Ia dilahirkan di Bakarung, 27 Juli 2001.

Tinggal di Taniran Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS. Menurut Yati hal yang sangat menyenangkan saat berada di madrasah punya banyak teman, bisa dikenal oleh semua orang, dan bisa belajar sama teman baru.

Alasan Yati masuk  MTsN Angkinang agar mendapatkan banyak ilmu agama karena suasananya baik, guru dan teman-teman baik semua. Guru waktu SD yang sangat diseganinya ibu Ridha karena ia panyarikan dan sering memukul meja. Pernah ke Tanjung, Buntok dan Banjarmasin. Yang selalu dibawa kemana saja cincin, handphone dan dompet.

Saat hari libur yang dilakukannya membantu mama, bajalanan dan nonton televisi. Yang lainnya nukar jam tangan, tatamu kaka yang jauh, dan nukar jaket. Teman akrabnya waktu SD adalah Hanifah Safitri, dan Muna Syarifah. Tengah malam pernah terbangun, tidak ada yang dikerjakan, sendirian, dan tidak ada makanan.

Yati tidur pukul 22.00 WITA dan bangun pukul 06.00 WITA. Karakter diri Yati sering marah-marah, sering menangis, sering main bola.

Pamamaian dan kada nyambung adalah diantara sikapnya. Saat SD dulu tugas yang sering diemban saat upacara bendera adalah Pembaca Undang Undang Dasar (UUD) 1945, dan Paduan Suara. (akhmad husaini)

Ke Warung Makan Sumber Rezeki Muhara Taniran

Kamis, 31 Maret 2016


Rabu (30/03/2016) pukul 14.00 WITA untuk kesekian kali diajak Bapak Kepala Madrasah (Kamad) ke Muara Taniran, tepatnya ke Warung Sumber Rezeki. Disana kami makan siang.

Kalau biasanya saya pesan menu nasi sop dan sate, dalam beberapa kali pernah lauknya iwak papuyu babanam, hati, dan ayam. Kali ini kebetulan hujan  gerimis. Berangkat berbasah ria. Saya ikut dibelakang motor yang dikemudikan Kamad. Saya memilih menu hati kembali. (akhmad husaini)

Kualitas Berita Lebih Diperhatikan

Kamis, 31 Maret 2016




Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Abdurrahman berharap berita yang dikirim ke website Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan agar kualitasnya lebih diperhatikan.

Hal itu dinyatakan Abdurrahman saat dimintai keterangannya, Kamis (31/03/2016) pagi sehubungan adanya kiriman surat elektronik (e-mail) dari Kanwil Kemenag Kalsel, beberapa waktu lalu, kepada Admin Berita MTsN Angkinang mengenai ketentuan format penulisan berita dan syarat ketentuan publikasi berita.

Menurut Abdurrahman, Admin Berita madrasahnya harus mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku, sebagai upaya peningkatan kualitas berita. “Jangan sekehendak hati dalam menulis berita, kita harus taat aturan,” ujar Abdurrahman.

Abdurrahman menyambut baik adanya aturan dalam penulisan berita, dengan begitu kualitas berita MTsN Angkinang yang dikirim ke website Kemenag Kalsel akan  semakin bagus dan meningkat. “Semua ini demi menunjang website Kanwil Kemenag Kalsel, selalu eksis dengan prestasi membanggakan di tingkat nasional,” ujar Abdurrahman.

Ditambahkan Abdurahman, salah satu upaya yang bisa dilakukan Admin Berita MTsN Angkinang dalam memperkaya pengalaman menulis adalah banyak-banyak membaca buku dan koran. “Dengan begitu wawasan dan pengetahuan dalam bidang kepenulisan semakin bertambah,” pungkas Abdurrahman. (akhmad husaini)

Sepeda Siapa ?

Kamis, 31 Maret 2016



MTsN Angkinang Terima Buku dari Disdik Kalsel

Kamis, 31 Maret 2016




Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Selatan memberikan bantuan buku kepada Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Rabu (30/03/2016) pagi.

Kepala Perpustakaan Darul Fikri MTsN Angkinang, Muhammad Jazuli, S.S menyampaikan, pihaknya menerima buku tersebut di MTsN Amawang, Kandangan, yang diserahkan secara simbolis oleh pihak Disdik Provinsi Kalsel. “Buku yang diterima berupa buku pelajaran dan bacaan, yang nantinya bisa digunakan oleh siswa secara bergantian,” ujar Muhammad Jazuli.

Disebutkan Jazuli, begitu sapaan akrabnya, buku tersebut terdiri dari beberapa jenis seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Prakarya, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (Penjasorkes), Seni Budaya, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Matematika, dan Pendidikan Agama Islam (PAI). “Dengan jumlah eksemplar yang diterima pihak MTsN Angkinang sebanyak 349,” ujar Jazuli.

Menurut Jazuli, untuk sementara buku tersebut akan ditangani pihak Perpustakaan Darul Fikri, dimana para siswa yang mau meminjam harus melalui pengelola perpustakaan, dengan seizin guru mata pelajaran bersangkutan sebelumnya. “Hal ini dilakukan agar tertib administrasi dalam penggunaan buku tersebut,” ujar Jazuli.

Kepala MTsN Angkinang, Gazali, S.Ag, M.Pd.I bersyukur menjadi salah satu madrasah di Kabupaten HSS yang mendapat bantuan buku pelajaran dan bacaan dari Disdik Kalsel. “Untuk itu buku-buku tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, guna menunjang pembelajaran di madrasah,” ujar Gazali. (akhmad husaini)

Selasar Lantai II Ruang Penyakit Dalam RSBHHB Kandangan

 Sabtu, 12 September 2026 Selasar Lantai II Ruang Penyakit Dalam Rumah Sakit (RS) Brigjend H Hassan Basery (BHHB) Kandangan, di Hamalau, Kec...