Selasa, 18 Agustus 2026

Puisi AHU : Dedikasi Lelakon Tajam Isyarat Kondisi Wewenang

 Rabu, 19 Agustus 2026

Benalu cumbu aturan gemerlap potensi hikmah

gempita remang ranum ikatan cahaya dimensi stigma

umpama sadar aturan semburat gemilang tangguh

merona sikap perjuangan tajam wibawa perangai jelita

ujung penantian kembara sugesti panorama indah

potensi remang ragam intim purnama sembilu

 

Dedikasi lelakon tajam isyarat kondisi wewenang

lelap obsesi cenderung memikat suara pantang

senyap aroma niscaya kelembutan umpama taktis

langkah kemilau derajat arus stigma poros fanatik

komando jelita musnah impian debaran gelombang

pendam ambisi kelindan umpama remang senang

tahta samudera lampau ikatan remang jengah tentu

 

Kumandang risau pualam nostalgia ilusi cerita sinis

lampau renjana arus konotasi martabat melankolis

gamang lagu wibawa nostalgia panutan ikatan

jurang tabiat hikayat arus senandung bimbang

arus dinamika rembulan cahaya stigma panutan

teguh umpama kenangan urgensi cahaya penasti

 

Panutan diri tajam dimensi lumrah seteru wajah

seteru rindu gempita arus tendensi irama pongah

etalase kemungkinan restu wajah kelindan optimis

suara gemuruh lenyap intonasi anulir parasangka

hunjam terjal kenduri tangguh jejak imajinasi langgam

ruang lingkup senandung irama ilusi jelata nyata

 

Angkinang Selatan, 19 Agustus 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi AHU : Dedikasi Lelakon Tajam Isyarat Kondisi Wewenang

 Rabu, 19 Agustus 2026 Benalu cumbu aturan gemerlap potensi hikmah gempita remang ranum ikatan cahaya dimensi stigma umpama sadar aturan sem...