Sabtu, 8 Agustus 2026
Pada hari Rabu (05/08/2026) pagi yang tenang di RT 3 Desa Angkinang Selatan. Di sudut halaman MTsN 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berderet tempat sampah plastik yang telah diberi label nama kelas—mulai dari kelas VII hingga IX. Sekilas, mereka hanyalah wadah plastik berwarna abu-abu. Namun, jika dipandang dengan hati, benda-benda sederhana inilah yang kelak menjadi benteng pertama menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan sekolah.
Setiap tempat sampah yang akan disebar ke ruang-ruang kelas bukan sekadar fasilitas, melainkan media pembelajaran nyata. Di sanalah anak-anak kita diajar untuk menghargai bumi, dimulai dari hal sekecil bertanggung jawab atas sampah yang mereka hasilkan sendiri. Dari Angkinang Selatan, sebuah langkah kecil terus dirajut demi melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas berilmu, tetapi juga peka dan peduli pada alamnya. (ahu)









Tidak ada komentar:
Posting Komentar