Di tengah kabut asap Selasa (22/09/2015) pukul 09.00 WITA saya jalan-jalan
kembali melintasi beberapa desa di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Dari
madrasah, tempat saya bekerja menuju arah Tawia, Taniran Kubah, Taniran Selatan,
ke Gambah Walangku, lalu ke Kandangan. Singgah di Warung Rahmad di Jalan Hanyar
Kandangan. Minum es melon dan beberapa gorengan. Setelah itu terus ke Karang
Jawa, Sungai Kudung, kembali ke madrasah. Sebelumnya di Tawia Buntut saya temui
di sebuah telaga yang kering sepasang suami isteri sedang mencari ikan dengan
tangguk. (akhmad husaini)
MELANGKAH DI JALAN, MENULIS DI HATI (Catatan Perjalanan, Renungan, dan Kisah Sederhana dari Sudut-Sudut Kehidupan)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Muhammad Fitriyadi, Pelari Muda dari Simpur yang Menjadi Juara Bupati Cup 2026
Rabu, 7 Oktober 2026 Langkah kecilnya di lintasan lari ternyata mampu membawanya sampai ke podium juara. Dialah Muhammad Fitriyadi, murid K...
-
Sabtu, 30 Maret 2013 Selain ketupat dan dodol, apabila menyebut nama daerah pahuluan, khususnya Kandangan, sejurus tentu terbayang kes...
-
Sabtu, 9 November 2024 KH Fakhruddin Nur berasal dari Kuala Tungkal, Provinsi Jambi. Biasa disebut juga Guru Tungkal. Materi ceramahnya men...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar