Senin, 12 Mei 2014
Pesatnya
kemajuan media informasi dewasa ini cukup memberikan kemajuan yang signifikan
pada media cetak maupun elektronik, sehingga mereka saling bersaing yang pada
akhirnya membuat pemburu berita dituntut kreativitasnya dalam penyampaian informasi.
Penguasaan dasar-dasar pengetahuan jurnalistik merupakan modal yang amat
penting manakala kita terjun di dunia ini.
Secara etimologi, jurnalistik
berasal dari kata journ, dalam bahasa
Perancis, journ berarti catatan atau
laporan harian. Secara sederhana jurnalistik diartikan sebagai kegiatan yang
berhubungan dengan pencatatan atau pelaporan setiap hari. Jurnalistik adalah
pengumpulan, penulisan, penafsiran, pemerosesan, dan penyebaran informasi umum,
pendapat pemerhati, hiburan umum secara sistematik, dan dapat dipercaya untuk
diterbitkan pada surat kabar, majalah, dan disiarkan di stasiun siaran. Pada
proses penyebarannya mengalami perkembangan yang disebut editing.
Dalam prosesnya jurnalisme sarat
dengan aturan main yang disepakati (kode etik jurnalistik) sehingga
informasi-informasi yang disampaikan kemudian diterima oleh pembaca, penonton,
pendengar, sesuai dengan cirri utamanya yaitu : sederhana, singkat, padat,
lugas, jelas, jernih, menarik, demokrtais, populis, logis, gramatikal,
emnghindari kata tutur, menghindari kata dan istilah asing, pilihan kata
(diksi) yang tepat, mengutamakan kalimat aktif, sejauh mungkin menghindari
penggunaan kata atau istilah-istilah teknis, dan tunduk kepada etika.
Sehubungan dengan hal tersebut
diatas, Sub Bagian Informasi dan Humas sebagai pengelola portal http://kalsel.kemenag.go.id
memandang perlu membekali para Humas Kemenag dan Humas madrasah dengan
pengetahuan jurnalistik, agar mereka yang selalu aktif memberitakan segala
kegiatan pada halaman news dapat menulis secara benar dan enak dibaca. Program
ini dilaksanakan untuk mendukung kebijakan penilaian keaktifan para humas pada
media online, bukan sekedar frekuensi banyaknya berita yang di upload akan
tetapi kualitas yang diutamakan.
Maksud dan tujuan penyelenggaraan
Orientasi Jurnalistik se Kalimantan Selatan Tahun 2014 diantaranya untuk :
a.Memberikan
pengetahuan tentang jurnalistik bagi pengelola kehumasan pada Kemenag
Kab./Kota, madrasah serta lembaga-lembaga di bawah naungan Kemenetrian Agama se
Kalimantan Selatan.
b.Menumbuhkan
minat bagi pengelola kehumasan pada Kemenag Kab./Kota, madrasah serta
lembaga-lembaga di bawah naungan Kementerian Agama se Kalimantan Selatan untuk
menulis tentang kegiatan pada bidang masing-masing.
c.Terciptanya
opini publik yang positif terhadap citra Kementerian Agama di Kalimantan
Selatan melalui media massa maupun elektronik.
Kegiatan Orientasi Jurnalistik
tersebut diikuti sebanyak 40 orang peserta dengan rincian sebagai berikut :
Pranata/JFU Humas Kemenag Kab/Kota 14 orang. Admin berita MA/MTs/MI 26 orang.
Pelaksanaan kegiatan Orientasi
Jurnalistik dilaksanakan di Hotel Royal Jelita J.A.Yani Km.4,5 No.2 Banjarmasin
dari tanggal 7 s/d 9 Mei 2014.
Dengan materi : Pencitraan Kemenag
Melalui Media Online, Peningkatan SDM Jurnalistik di Lingkunnagn Kemenag,
Setting Kamera Untuk Hasil yang optimal, Press Release, Teknik penulisan berita
dan wawancara, dan Bahasa Komunikasi pada media online.
Hasil yang ingin dicapai dalam
pelaksanaan kegiatan ini adalah : meningkatnya kemampuan serta pemahaman para
humas dalam menulis berita yang baik dan benar berdasarkan unsur 5 W dan 1 H,
meningkatnya kualitas pemberitaan yang tersaji pada kolom news portal
kalsel.kemenag.go.id sehingga benar-benar layak untuk dibaca dan dinikmati
sebagai sebuah informasi yang bermutu, tercapainya peran humas dalam
meningkatkan citra dan kinerja Kementerian Agama yang dinamis. Kasubbag
Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Kalsel. Drs. H. Hidayaturrahman, M.IKom.***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar