Senin, 12 Mei 2014
Pada suatu hari setelah shalat Isya di sebuah rumah tua di Desa Telaga
Sili-Sili di rerimbunan pohon karet, pisang, katapi, kelapa, rambutan, dan
tomat. Juhdi (46) tiba-tiba dari kejauhan yang berjarak sekitar 50 meter
melihat kepulan asap. Hal itu menimbulkan rasa takut karena tidak mungkin
terjadi karena musim hujan.
Perasaannya tercampur
aduk antara rasa takut dan penasaran lantas Juhdi memberanikan diri mendatangi
kepulan asap tersebut. Namun alangkah terkejutnya Juhdi. Tiba-tiba di tempat
tersebut asap tadi menghilang. Juhdi ingin berbalik haluan. Namun ia kaget ada
suara wanita memanggilanya dari tengah rerimbunan yang gelap.***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar