Tak pernah menghadapi problem sebesar ini. Kalang kabut dan panik jadinya. Terbelit-belit. Ingin lekas kelar. Takut keluar rumah. Takut bertemu dengan orang banyak. Malu. Semoga Zainal Arifin (Ifin Sopir) -orangtua dari Zainuddin, teman waktu di MTsN Angkinang dulu, kini jadi anggota TNI- mau ringan hati. Menerima ganti rugi Rp.1 juta. Tidak mempermasalahkan lagi hingga ke polisi. Juga Pambakal Jamal bijaksana mengatasi masalah ini. Lalu warga mau mengerti atas kejadian ini. Saya ingin cepat selesai. Tidak menjadi beban pikiran. Semoga ada jalan terbaik masing-masing tidak ada yang dirugikan. Puyeng memang. Dibalik kesulitan ini Insya Allah ada kemudahan yang diberikan. Siapa lagi yang bisa membantu ayah saya.***
MELANGKAH DI JALAN, MENULIS DI HATI (Catatan Perjalanan, Renungan, dan Kisah Sederhana dari Sudut-Sudut Kehidupan)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Petugas PKH Kecamatan Angkinang di MTsN 3 HSS
Selasa, 10 Maret 2026 Petugas Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Angkinang sedang bertamu, di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTS...
-
Sabtu, 9 November 2024 KH Fakhruddin Nur berasal dari Kuala Tungkal, Provinsi Jambi. Biasa disebut juga Guru Tungkal. Materi ceramahnya men...
-
Sabtu, 30 Maret 2013 Selain ketupat dan dodol, apabila menyebut nama daerah pahuluan, khususnya Kandangan, sejurus tentu terbayang kes...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar