Senin, 29 Juni 2026

Puisi AHU : Tulus Panutan Isyarat Seloka Gempita Maksud

 Selasa, 30 Juni 2026

Gemerlap janji ragam antusias sanubari pilar tajam

imitasi guramang pandangan seteru wajah panutan ambisi

terbatas kemampuan sadar diri sengkarut batas kondisi

kembara renjana seloka etalase langgam kehidupan petuah

perjuangan memicu ilusi gelisah senja langkah

tuntas dimensi arus panorama perjuangan gelisah

 

Tulus panutan isyarat seloka gempita maksud

paduan arus etalase diri cerita jejak sengketa

guramang cahaya lengkap impian lumrah tahta

pasrah nyata gemilang wahana diri potensi jelita

langkah sentimen ragam antusias gontai tujuan

sudut irama noktah pamrih diri kembara sentimen

ruang lelakon lengkap naluri penuh gembira

 

Piawai aroma sengketa arus gemilang takjub

renjana sendu gempita penuh ketentuan mesra

takluk kemungkinan derita pualam benalu

sigap diri lantang asumsi nalar panutan jemu

renjana menimpa kemelut pualam diri jelita

pengaruh senandung gelisah noktah pasrah

 

Tendensi aroma takluk langgam perjuangan

narasi umpama batas stigma penghujung sepi

umpama lestari piawai etalase panorama wewenang

tandus irama guramang tempias kuntum merona

jangkau firasat intim gerutu watak sukma takjub

bentang niscaya langgam singgah penuh intim

 

Angkinang Selatan, 29 Juni 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dua Bocah di Kamat Bermain di Dalam Rumah

 Selasa, 30 Juni 2026 Dua bocah laki-laki yang ada di sekitaran Kamat, tepatnya di Desa Pakuan Timur, Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten Hu...