Sabtu, 21 Februari 2026

Tandon Air di MTsN 3 HSS : Penjaga Sunyi yang Mengalirkan Makna

 Ahad, 22 Februari 2026

Tandon air yang ada di MTsN 3 Hulu Sungai Selatan. (ahu)




Pada hari Rabu (18/02/2026) pagi, langit di Desa Angkinang Selatan tampak cerah setelah semalaman udara terasa lembap. Di sudut halaman Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berdiri sebuah tandon air yang tampak sederhana namun memiliki peran yang sangat penting. 

Letaknya di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan—menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut kehidupan madrasah. Tandon air tersebut ditopang rangka kayu ulin dan ditempatkan di sisi bangunan, tepat di bawah atap seng yang melindunginya dari panas dan hujan. 

Di sekelilingnya, pagar seng membatasi area madrasah, sementara rimbunnya pohon kelapa dan tanaman pisang memberi kesan asri khas pedesaan. Dari pipa yang terpasang, air mengalir turun, siap digunakan kapan saja. Keberadaan tandon ini bukan sekadar pelengkap fasilitas. Ia menjadi penopang kelancaran aktivitas pendidikan sehari-hari. 

Air yang tertampung di dalamnya dimanfaatkan para siswa dan guru untuk berwudhu sebelum melaksanakan shalat berjamaah. Di madrasah yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendasar yang tak bisa ditawar. 

Setiap tetes air yang mengalir membantu menjaga kekhusyukan ibadah, sekaligus mendukung pembentukan karakter religius peserta didik. Selain untuk berwudhu, air dari tandon juga digunakan untuk berbagai keperluan lain, seperti mencuci tangan, membersihkan peralatan, hingga menjaga kebersihan lingkungan madrasah. Dalam konteks pendidikan, fasilitas pendukung seperti ini sering kali luput dari perhatian. 

Padahal, tanpa ketersediaan air yang memadai, proses belajar mengajar dapat terganggu. Di tengah suasana pedesaan yang tenang, tandon air itu berdiri sebagai simbol kesiapan dan kemandirian. Ia menjadi bukti bahwa pengelolaan sarana prasarana, meski sederhana, tetap memiliki arti besar dalam menunjang mutu pendidikan. 

Keberadaannya mengajarkan bahwa hal-hal kecil yang dirawat dengan baik akan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Bagi MTsN 3 Hulu Sungai Selatan, tandon air ini bukan hanya wadah penampung, melainkan bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, bersih, dan tertata. 

Di balik dinding dan pagar seng yang membingkainya, tersimpan semangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi para siswa. Seloka Belantara pagi itu merekam bukan hanya sebuah tandon air, tetapi juga cerita tentang tanggung jawab, kebermanfaatan, dan komitmen menjaga keberlangsungan pendidikan di pelosok daerah. Sebuah potret sederhana, namun sarat makna. (ahu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kran Air di MTsN 3 HSS Rabu Pagi

 Ahad, 22 Februari 2026 Kran air yang ada di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa...