Jumat, 06 Desember 2024

Puisi AHU : Ingkar Nafiri Sejauh Pongah Pandangan Sudut

 Jumat, 6 Desember 2024

Ganggu pandangan etika selaras kesenduan
kelindan purnama sukma tegas kian menderai
hangat sempurna gerak menggugah rasa
ingin hidup pemahaman lindap kesunyian
jangkau pesona tabiat kekal menebar silam
jibaku rindu kenangan tampak menggayut

Ingkar nafiri sejauh pongah pandangan sudut
hanyut duka lara penasti aroma gerutu
gebalau sendu kelindan ironi kian pendam
dimensi ranum mengulang tabiat ritus malam
konotasi bakat simponi sandera kelam
leluasa hunjam menimang semburat elegi
canda upaya hadir nalar statis debaran pongah

Beban nafiri sebuah hasil memenuhi watak
meningkah kehendak pergi jauh luruh
angan melayang kumandang ironi menempuh
nalar ketetapan rasa gemilang konotasi
poranda kenangan tangguh gelisah penasti
ritus peraman jejak sangka mengurai ilusi

Wasiat diri intonasi saling interaksi potensi
ungkapan rasa hubungan penuh dengan cinta
titip kerinduan sempurna ilham dendang logis
sungguh sebuah pengaruh luar biasa menerpa
tirani asmara poranda kemelut syahdu simponi
firasat akhir beban suara gemerlap lelakon dinamika

Angkinang Selatan, 6 Desember 2024

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi AHU : Selera Tenteram Irama Kekasih Sempurna Langgam

 Selasa, 28 April 2026 Stigma pesona diri arah derajat perjuangan langkah jelita pongah jiwa dedikasi seteru lampau isyarat jendela ma...