Undan putih dengan sebutan ilmiah
Pelecanus oncrorotalus. Burung ini tergolong besar dengan berat badan sekitar
14 kg. Panjang badan burung jantan dari ujung paruh sampai ke ujung ekor
sekitar 169 cm. Kira-kira sebesar angsa. Bulu dasar putih. Diatasnya terdapat
bintik-bintik merah muda menyebar ke seluruh tubuh. Pada dadanya terdapat
jumbai berwarna kuning. Paruhnya besar berbentuk sudut dilengkapi dengan
kantung berwarna kuning pucat. Kantung ini bermanfaat sebagai alat untuk
menangkap mangsanya berupa ikan, katak, dan ular kecil. Kakinya pendek berwarna
kuning dilengkapi dengan 4 jari kaki, masing-masing dihubungkan dengan selaput
renang. Itulah sebabnya, undan putih pandai berenang. Bulu sayap primer dan
bawah sayap sekunder hitam. Sedangkan bulu luar sebelah atas hitam dan bagian
dalam putih. Undan putih menghuni kawasan di sekitar danau, rawa, atau sungai.
Biasanya, mereka hidup di dalam kelompok dan bersama-sama mencari makan. Pada
musim berkembang biak, undan putih membuat sarang dalam kelompok besar. Sarang
terbuat dari ranting-ranting kayu dan rumput-rumputan dan diletakkan ke pohon.
Si induk bertelur antara 2-4 butir sebesar telur angsa. Si jantan dan si induk
bergantian mengerami telurnya sampai menetas sekitar 4-5 minggu. Undan putih
menyebar di pulau Jawa dan Sumatera. Di Pulau Dua dalam gugusan Kepulauan
Seribu, Jakarta, undan putih berkembang biak dengan cukup baik.***
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Suasana Malam Idul Fitri 1446 H di Desa Angkinang Selatan
Ahad, 30 Maret 2025 Suasana malam Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H di RT 1 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu ...

-
Rabu, 26 Maret 2014 Plang penunjuk Makam Datu Taniran Desa Taniran Kubah Kec. Angkinang Kab. HSS Lokasi Makam D...
-
Sabtu, 30 Mei 2020 Nama-nama ikan dalam Bahasa Banjar, khususnya di kampung saya Hangkinang. Ada iwak (ikan) haruan , papuyu , kalicin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar