Minggu, 11 Mei 2014
Dalam Orientasi Jurnalistik yang kami ikuti atas panggilan dari Humas
Kemenag Kalsel kemaren di Hotel Royal Jelita (7-9 Mei 2014), ada beberapa poin
yang dapat kami ambil dan diantaranya telah menjadi kesepakatan bersama antara
kemenag kalsel dan para penulis berita Kementerian Agama se Kalimantan Selatan.
1. Font: Time New Roman dg Size: 12
2. Judul: maksimal 7 kata
Jika judul diambil dari kutipan narasumber, maka narasumbernya harus dimuat. Misalnya: Ka. Kanwil: Kami Bicara dengan Tulisan
Jika judul diambil dari kutipan narasumber, maka narasumbernya harus dimuat. Misalnya: Ka. Kanwil: Kami Bicara dengan Tulisan
3. Kota pada awal paragraf pertama adalah:
Banjarmasin - Inmas, ........
Kandangan - Humas, ........
Kandangan - MIN Angkinang, .....
Negara - MAN Negara, .......
Banjarmasin - Inmas, ........
Kandangan - Humas, ........
Kandangan - MIN Angkinang, .....
Negara - MAN Negara, .......
4. Identitas narasumber atau yang diwawancarai cukup satu kali saja ditulis
dengan titel lengkap (Tidak perlu didahului kata "Bapak"). Kutipan
selanjutnya cukup dengan nama saja atau kata ganti ia atau dia (Jangan
menggunakan kata "Beliau" kecuali bagi kepala kanwil (kesepakatan)
atau tokoh-tokoh kharismatik seperti Guru Ijai). Bagi koran-koran umum, Gelar
tidak wajib bagi wartawan dan pemakaian kata "Beliau" hanya digunakan
untuk mengutip Sabda Nabi dan ceramah/sambutan dari tokoh-tokoh kharismatik.
Disamping itu harus dimuat juga jabatannya (cukup 1 kali juga), misalnya:
Salahuddin selaku guru MAN Negara mengatakan, ........
Mahyani selaku kepala MTsN Negara mengatakan, ........
kutipan selanjutnya cukup dengan nama atau kata ganti dia atau ia / nya.
misalnya: "..........", ujarnya . atau ".........", ujar Mahyani.
Disamping itu harus dimuat juga jabatannya (cukup 1 kali juga), misalnya:
Salahuddin selaku guru MAN Negara mengatakan, ........
Mahyani selaku kepala MTsN Negara mengatakan, ........
kutipan selanjutnya cukup dengan nama atau kata ganti dia atau ia / nya.
misalnya: "..........", ujarnya . atau ".........", ujar Mahyani.
Penggunaan kata kutipan: jelasnya, ungkapnya, ujarnya, pungkasnya dan
lain-lain harus disesuaikan dengan kata awalnya.
misalnya:
Salahuddin menjelaskan ..bla bla bla..... maka akhirnya gunakan kata "jelasnya" / ", jelas Salahuddin
Salahuddin menilai ..bla bla bla..... maka akhirnya gunakan kata "ujarnya/ujar Salahuddin"
misalnya:
Salahuddin menjelaskan ..bla bla bla..... maka akhirnya gunakan kata "jelasnya" / ", jelas Salahuddin
Salahuddin menilai ..bla bla bla..... maka akhirnya gunakan kata "ujarnya/ujar Salahuddin"
5. Penuhi 5W 1 H dan dengan format Piramida Terbalik, artinya, beritanya
boleh melebar dengan informasi yang lain selain berita yang menjadi fokus kita.
6. Tanggal adalah tanggal kita meliput berita. Contoh: (09/05/14)
7. Jika berita ada banyak poin-poin tidak perlu dimuat semua dan jangan
menggunakan penomoran 1234... / abcd..
Cukup dipisah dengan tanda KOMA ( , )
Cukup dipisah dengan tanda KOMA ( , )
8. Jika ada kutipan dalam bahasa daerah, maka diketik miring
9. Hati-hati.., YANG TIDAK BOLEH SALAH adalah menyebutkan nama, jabatan,
waktu dan tempat.
10. Pergunakan bahasa dan tata cara penulisan kata menurut kaedah baru
bahasa Indonesia yang benar, bisa periksa di kamus Indonesia online.
misalnya kata: idulfitri, salat, masjid, kakbah, isbat, silaturahmi dan lain-lain (YANG SALAH adalah: idul fitri, 'Idul Fitri, Sholat, Shalat, Mesjid, Ka'bah, Isbath, silaturahim dsbnya). Penulisannyapun cukup dengan HURUP KECIL kecuali NAMA.
misalnya kata: idulfitri, salat, masjid, kakbah, isbat, silaturahmi dan lain-lain (YANG SALAH adalah: idul fitri, 'Idul Fitri, Sholat, Shalat, Mesjid, Ka'bah, Isbath, silaturahim dsbnya). Penulisannyapun cukup dengan HURUP KECIL kecuali NAMA.
11. Pada akhir berita/paragraf biasanya kita menyebutkan nama penulis dan
fotografernya. Kesepakatannya adalah contoh:
(Rep: Tsanwari / Ft: Naziza) atau (Ref/Ft : Tsanwari)
(Rep: Tsanwari / Ft: Naziza) atau (Ref/Ft : Tsanwari)
PENTING!!! Karena ini website resmi, Humas Kemenag Kalsel menekankan agar
MENGHINDARI inisial kartun dan sejenisnya seperti: BATMAN, Picacu, Tim Crew
dsbnya hapukkam..
12. Yang terpenting adalah Berita BUKAN kegiatan RUTINITAS HARIAN seperti
upacara bendera dan lain-lain kecuali ada sesuatu yang WOWWWW!!!! pada
rutinitas tersebut.
13. Berita yang dibuat adalah berita untuk PENCITRAAN yang baik bagi
Kementerian Agama.
14. Jika menulis berita di Microsoft Word, kirim saja filenya, jangan
mengcopy teks pada word kemudian mempastenya di tulisan email. Itu akan
berdampak runyam bagi admin kanwil karena copy annya jadi rusak, kadang ada
tanda baca tertentu menjadi simbol.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar