Minggu, 28 Maret 2021

Dinas Perikanan Kabupaten HSS Lakukan Pengawasan

 Senin, 29 Maret 2021


Dengan luas daerah perairan umum sebesar 80.790 hektare, faktor nonteknis juga terus diperhatikan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) guna melindungi para nelayan tangkap dengan terus melakukan razia / pengawasan.

Yaitu ke titik-titik yang dinilai rawan terjadinya illegal fishing atau penangkapan ikan secara ilegal, bersama dengan Kepolisian Resort (Polres) Hulu Sungai Selatan, Kejaksaan HSS, Pengadilan Negeri Kandangan dan Polda Dir Air Kalimantan Selatan, serta Kodim 1003/Kandangan.

Terbukti mengurangi praktik penangkapan ikan secara ilegal di seluruh wilayah Kabupaten HSS. Dilain sisi, dengan gencarnya pemerintah Kabupaten HSS mendorong para nelayan tangkap melalui beberapa program, tidak berarti para nelayan budidaya terabaikan.

Pihak Dinas Perikanan Kabupaten HSS juga terus memberikan berbagai bantuan dan arahan, agar para petani budidaya dapat terus meningkatkan produksinya dari tahun ke tahun. (ahu)

 

Sumber : Majalah Pembangunan Kabupaten HSS Tahun 2019

Derap Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten HSS

 Senin, 29 Maret 2021


Keberhasilan dan peningkatan yang diraih tak hanya dilakukan sendiri, namun juga menggandeng instansi vertikal menjadi mitra kerja yaitu Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui kegiatan Karya Bhakti TNI. Kerjasama ini dianggap sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah, terutama bagi masyarakat setempat.

Khususnya pembangunan sarana dan prasarana yang dapat memacu roda perekonomian penduduk wilayah pedesaan, dan pembangunan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) umumnya, sehingga kondisi jalan mantap, baik dan sedang, menjadi 510.50 kilometer.

Untuk tahun 2019 ini Bidang Bina Marga menargetkan kondisi jalan baik sepanjang 28 kilometer, sehingga diperkirakan panjang jalan baik sampai akhir tahun 2019 sepanjanag 417.80 kilometer.

Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten HSS sedang menyusun Program dan Rencana Pembangunan untuk tahun 2020 mendatang. Dimana ada 18 Rencana Kerja Tahun 2020 akan dilaksanakan.

Diantaranya Program Pembangunan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan, Normalisasi Saluran Sungai, Rehabilitasi / Pemeliharaan Jaringan Irigasi (DAK), Pembangunan Daerah Irigasi Baru (DAK), Rehabilitasi dan Pemeliharaan Bantaran dan Tanggul Sungai.

Kemudian Peningkatan Pembersihan dan Pengerukan Sungai, Program Pembangunan Jalan dan Jembatan, Pembangunan Sarana dan Prasarana Publik dan Pembangunan Fasilitas Bangunan Publik, Penataan Bangunan Gedung, Peningkatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Olahraga serta Peningkatan Akses dan Mutu Air Bersih. (ahu)

 

Sumber : Majalah Pembangunan Kabupaten HSS Tahun 2019

Tanaman dan Tumbuhan yang ada di MTsN 3 HSS

 Senin, 29 Maret 2021

 










Kran Air Cuci Tangan di MTsN 3 HSS

 Senin, 29 Maret 2021

 



Siput Jepang

 Senin, 29 Maret 2021

 





Sarana Radio yang Saya Miliki untuk Didengarkan

 Senin, 29 Maret 2021

 






Vignet Diary Hangkinang : KMS.25.03.2021

 Senin, 29 Maret 2021

 



Kehujanan di SDN Panggang Hijau

 Senin, 29 Maret 2021

 



Selasa (23/03/2021) pagi saat menuju ke Panggang Hijau, langit tampak mendung, sepertinya akan turun hujan, dan setibanya di SDN Panggang Hijau, hujan turun. Setelah memarkir sepeda motor, kami menuju ruang guru. Kami disambut Fitriadi, isteri Fia Ambru, ayah dari Maisya Azkia. Ia bekerja di SDN itu sebagai guru.

Lalu kami menyampaikan maksud. Yaitu mengantar brosur PPDB, beserta yang lainnya. Tak lupa Fauzan memfoto saya saat menyerahkan kalender dan brosur kepada Ipit Ajam. Setelah itu kami keluar ruang. Tetapi masih berada di area bangunan ruang guru tadi.

Karena hujan lebat, kami tak bisa pulang. Berbincang macam-macam. Setelah itu Ipit masuk ruang, kami menuju tempat parkir. Hujan tetap turun. Di tempat parkir ini kami beberapa puluh menit berada. Saya sempat menyaksikan kawanan itik peliharaan warga samping SDN Panggang Hijau. Lumayan banyak juga jumlahnya.

Saya pun  berandai-andai, bisi memiliki itik peliharaan sebanyak itu. Duh senangnya hati ini. Ipit dan seorang guru laki-laki yang sudah senior mengajak saya dan Fauzan, ke sebuah warung. Ipit menyerahkan payung kepada saya, saya berdua dengan Fauzan berpayung, sementara Ipit dengan rekannya.

Letak warung itu sekitar 50 meter dari SDN Panggang Hijau. Saya memesan teh dingin, Fauzan juga melakukan hal yang sama. Sementara Ipit dan rekannya memesan kopi sachet. Sementara untuk mengganjal perut, saya menikmati kerupuk dua bungkus. Di warung itu ada sekitar setengah jam. Karena hujan tak juga reda, kami pamitan untuk pulang.

Kami pulang di tengah hujan gerimis sepanjang Kayu Abang. Sebelum pulang ke madrasah, Fauzan ke Kabun dulu, isi BBM di SPBU. Saat itu di bagian lain, jenis BBM yang diisi, terlihat Ibu Dewi Puspasari, sedang mengisi BBM juga. Ia memakai jas hujan, tak melihat kami, mungkin ia akan pulang ke Tanjung. (ahu)

Bayar Iuran Serikat Kematian di Tempat Almarhum Sariansyah

 Selasa, 6 Oktober 2026 Bayar iuran Serikat Kematian di tempat almarhum Sariansyah bin Muhammad Isa, berlokasi di sekitaran RT 1 Desa Angkin...