Minggu, 27 September 2015
MELANGKAH DI JALAN, MENULIS DI HATI (Catatan Perjalanan, Renungan, dan Kisah Sederhana dari Sudut-Sudut Kehidupan)
Sabtu, 26 September 2015
Empat Foto Itu
Sabtu, 26 September 2015
Kepala Puskesmas Angkinang, Pembina Upacara di MTsN Angkinang
Penyerahan Dana BSM kepada orangtua siswa MTsN Angkinang
Rapat intern e-PUPNS di MTsN Angkinang
Siswa MTsN Angkinang berada di sekitar bangunan baru
Kelapa dan Manfaatnya
Sabtu, 26 September 2015
Pohon kelapa dapat
dijumpai dimana-mana. Seakan-akan keberadaan pohon kelapa itu melekat pada
kehidupan kita. Bahkan dalam menu masakan yang kita santap sehari-hari pun
rasanya susah untuk dipisahkan dari pengunaan kelapa secara langsung maupun melalui hasil produksinya. Tanaman kelapa
mempunyai sifat serbaguna.
Hampir semua bagian
dari pohon kelapa bermanfaat bagi manusia. Sampai-sampai pada akarnya, yang
mungkin dianggap orang merupakan bagian yang tidak berharga, sebenarnya masih
dapat juga dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk memasak didapur. Pohon kelapa
dapat tumbuh dimana-mana.
Pohon kelapa dapat
tumbuh di pantai, di datarah rendah, di dataran tinggi, maupun di pegunungan.
Pohon kelapa berakar serabut, tegak berdiri kuat sekali. Batang pohon kelapa
besarnya kira-kira sepemeluk orang dewasa. Pohon kelapa tumbuh menjulang tinggi,
lurus ke atas dan tidak bercabang.
Tanaman kelapa
berakar serabut, oleh karena itu sesuai dengan sifat tumbuhan berakar serabut.
Batang pohon kelapa tidak pernah bertambah besar. Batang pohon kelapa yang berumur
lima atau enam tahun, besarnya akan tetap sama dengan yang telah berumur puluhan
tahun. (akhmad husaini)
Mengantar Paket Sembako
Sabtu, 26 September 2015
Selasa (22/09/2015)
sekitar pukul 10.00 WITA saya ikut komponen Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN)
Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengantar tiga paket sembako
untuk siswa yang diserahkan langsung ke orangtua mereka masing-masing yang
berhak menerimanya. Yakni ke Intania Martha (Taniran Kubah), Nor Aina Lestia
(Rantawan), dan Rahmi (Bakarung). Bersama Bapak Kamad Gazali, H Saleh Suaidi,
Nisa, Ibu Nurhamidah, dan Amud.
Pulangnya singgah
di warung Gaza Bakarung. Di tengah kabut asap yang pekat kami melintas jalan menuju
ke rumah orangtua siswa. Di Taniran Kubah kami hanya ditemui oleh ibu Intania Martha.
Intannya sendiri lagi di Banjarbaru. Hari ini katanya datang.
Di Rantawan, kami ditemui
oleh ayah dan nenek Nor Aina Lestia. Sementara di Bakarung kami ditemui oleh
pamannya Rahmi. Sementara rumahnya sendiri kosong. Ayahnya lagi bekerja. Di
warung Gaza Bakarung saya memesan es satrup
dan guguduh dua buting.
Rencananya pukul
13.30 WITA akan ke Kandangan ke Warung Sawah Kandangan. Salamatan ibu Dewi dan Hj
Rahmaniah yang SK PNS-nya sudah datang. Setelah itu ke RSUD Brigjend H Hassan
Basry Kandangan membezuk Bapak Fahmi yang sedang dirawat disana karena penyakit
ginjal. (akhmad husaini)
Retas Kekuatan Janji yang Semilir
Sabtu, 26 September 2015
Bertahan hidup di
alam
berlayar di sungai
mencari rimpang
temulawak
retas kekuatan
janji yang semilir
handak maambah
banua
kerajinan kain
tapis
dunia terbentang
luas
lirih hati pejuang
sunyi
ketika mereka tahu
perjalanan sepi
suara-suara sepenuh
ambisi
menikam lara hati
dalam perjumpaan
malam penuh kabut pekat
meniti rindu
sepenuh sendu
katakan saja kalau
itu yang kau mau
tuntaskan segala
masalah
memukau tikaman
sunyi
padahal ingin jadi
seperti itu
tapi bersabarlah
dengan nyata yang ada
dari persekongkolan
yang kian sunyi
retas janji makin
menikam
percumbuan suara
sepenuh arti
dari pejaman mata
yang sakti
Kandangan, 25-09-2015
Hantu Penghuni Perpustakaan Sekolah
Sabtu, 26 September 2015
Suasana di Madrasah
Tsanawiyah Negeri (MTsN) Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)
menjelang senja. Saat itu tahun 2004 silam.
Kondisi di dalam
perpustakaan madrasah tersebut cukup berhamburan karena sebelumnya saat jam
pelajaran tidak dikembalikan pada tempatnya. Seperti biasa penjaga sekolah
melakukan keliling area madrasah tersebut.
Penjaga itu melihat
sesosok makhluk sedang duduk di atas paring.
Penjaga itu sangat ketakutan. Sampai kemudian ia lari terbirit-birit.
Tiba-tiba perempuan
itu sudah tak ada ditempatnya. Penjaga sekolah sempat melihat sekilas perempuan
misterius itu memiliki rambut panjang bergerai. (akhmad husaini)
Langganan:
Postingan (Atom)
Bayar Iuran Serikat Kematian di Tempat Almarhum Sariansyah
Selasa, 6 Oktober 2026 Bayar iuran Serikat Kematian di tempat almarhum Sariansyah bin Muhammad Isa, berlokasi di sekitaran RT 1 Desa Angkin...
-
Sabtu, 30 Maret 2013 Selain ketupat dan dodol, apabila menyebut nama daerah pahuluan, khususnya Kandangan, sejurus tentu terbayang kes...
-
Sabtu, 9 November 2024 KH Fakhruddin Nur berasal dari Kuala Tungkal, Provinsi Jambi. Biasa disebut juga Guru Tungkal. Materi ceramahnya men...